3 Langkah Yang Bisa Dilakukan Orangtua Untuk Biasakan Anak Mulai Berpuasa

BERITA LIVE – Mengajarkan puasa merupakan sebuah hal yang sudah harus dilakukan terhadap anak sejak usia kecil. Untuk mengenalkan puasa Ramahdan pada anak, terdapat sejumlah hal yang perlu dibiasakan oleh orangtua.

Menjelaskan hal pertama yang dapat diajarkan orang tua ialah mulai mengenalkan suasana Ramahdan, sesuai dengan bahasa anak agar mudah dipahami.

Biarkan mereka mengenali suasana terlebih dahulu, misalnya puasa itu ada sahur. Jika ia terbangun saat sahur ceritakan apa itu sahur, biasanya nantinya anak akan ikut – iktuan puasa. walaupun pagi – pagi sudah minta susu.

Intan menambahkan, begitu pun ketika berbuka puasa, ajak anak untuk menyiapkan makanan berbuka, ketika azan ajak anak untuk ke meja makan untuk berbuka bersama – sama. Biarkan anak merasakan dengan cara dia sendiri.

Hal ini memudahkan dia ketika masuk ke usia berpuasa, ia pun akan terbiasa dan siap ketika sudah masuk umur wajib puasa.

Yang kedua Intan mengatakan yang perlu di garis bawah ialah jangan memaksakan anak berpuasa satu hari penuh apalagi ketika anak belum masuk usia aqil baliqh. Sebaiknya, ajarkan anak secara perlahan dan bertahap.

Sebab, bila dipaksakan nantinya di kecil akan tidak menyukai bulan Ramahdan.

Kalau belum usia wajib puasa seperti anak balita, TK, SD itu jangan dipaksa. Nantinya ia justru kesal sama bulan Ramahdan karena terpaksa harus menahan lapar dan haus.

Ketiga, orangtua bisa menceritakan melalui dogeng apa itu puasa Ramahdan. Jadi sebagai orang tua kita harus memikirkan bagaiaman mengajarkan anak puasa dengan cara menyenangkan tanpa memaksakan si kecil.

Jadi mengenal puasa itu ada prosesnya dan bertahap. Jadi bukan hanya puasa lebaran saja yang ia rasakan, tapi kita ajarkan sebelum lebaran kita harus melewati proses puasa satu bulan penuh.

{cr}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *