5 Tips Anti Gugup Saat Berkunjung ke Rumah Calon Mertua

BERITA LIVE-

Buat kamu yang baru akan berkunjung pertama kali banget ke rumah calon mertua, perhatikan dan lakukan lima tips di bawah ini agar kata ‘calon’ dapat segera dihilangkan. Simak ya!

1. Cari tahu segala tentang camer dari pacar

Ini penting. Ibarat skripsi, kamu harus memahami latar belakang dan rumusan masalah supaya bisa membuat analisis. Apa saja yang perlu dicari tahu? Mulai dari profesi, hobi, makanan kesukaan, alergi, dan banyak lagi. Pengetahuan menyelamatkanmu dari hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, camer hobi berkebun sementara kamu ogah banget megang tanah dan gak sanggup membayangkan tangan yang gak sengaja megang cacing. Nah, kalau sudah tahu hobi camer terlebih dahulu, setidaknya kamu bisa bersikap wajar dan gak menunjukkan ketidaksukaanmu terhadap hal tersebut.

2. Bawa oleh-oleh atau buah tangan

Terutama jika kamu datang dari kota yang berbeda dengan pacar. Anak LDR can relate, nih. Gak lucu dong, datang dari jauh gak bawa oleh-oleh? Buat yang satu kota juga tetap perlu membawa buah tangan. Gak harus martabak juga. Tanyakan saja apa makanan kesukaan camer ke pacar. Membawa buah tangan menunjukkan bahwa kita menghormati mereka. Percaya nggak percaya, cara paling mudah memenangkan hati seseorang adalah melalui makanan. Kalau kamu bisa masak, bagus juga tuh bikin sendiri. Ini berlaku untuk perempuan maupun laki-laki ya.

3. Memakai pakaian yang nyaman dan sesuai standar kesopanan

Sesuai norma kesopanan masyarakat, kamu bisa kira-kira sendiri. Kalau norma kesopanan di rumah si dia gimana? Bisa beda-beda lho masing-masing keluarga. Tanyakan lagi sama pacar, sebaiknya gimana. Utamakan kenyamananmu juga. Misalkan nanti harus duduk lesehan, pastikan atasanmu gak terlalu pendek sehingga pinggangmu tetap tertutup. Buat laki-laki juga pakai baju yang rapi. Kemeja atau kaus gak masalah. Celananya yang biasa saja, jangan yang turun pinggang. Ibarat mau melamar pekerjaan, penampilan itu penting. Apalagi ini, ‘melamar’ camer.

4. Buka obrolan dengan basa-basi

Poin ini agak sulit terutama buat kamu yang gak suka basa-basi. Belajar ya mulai sekarang. Siapa tahu, camermu juga tipikal yang hemat bicara. Kamu sendiri yang harus aktif membuka obrolan. Balik lagi ke poin pertama, kamu bisa mulai dengan obrolan seputar hobi atau isu-isu terkini. Kalau sudah mulai bingung, kamu bisa bercerita tentang dirimu sendiri. Sesekali, pujilah camermu untuk hal-hal yang sudah diceritakan oleh pacar. Misalnya, “Si A sering bilang kalau ibu jago banget masak masakan Sunda. Hebat banget, Bu! Saya pernah masak nasi liwet eh cuma terasa santannya. Kapan-kapan saya mau diajarin ya, Bu. Hehehe.”

5. Berusaha bersikap baik, tapi jangan palsu

Ingat, camer adalah orangtua yang sudah banyak makan asam garam kehidupan. Kalau kamu bermanis-manis tapi palsu, pasti bakal ketahuan. Gak mau, kan, dicoret dari daftar ‘caman’ alias calon mantu? Berusaha bersikap baik dengan being fake itu beda lho ya. Bersikap baik itu misalnya gak menyilangkan apalagi menaikkan kaki ke kursi meskipun di rumah kamu terbiasa melakukannya karena beda standar kesopanan tadi. Bersikap palsu misalnya kamu duduk ala beauty pageant padahal merasa pegal dengan posisi seperti itu. Beda.

Nah, kira-kira itu sih yang perlu banget dilakukan saat pertama kali berkunjung ke rumah camer. Semua orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, jadi wajar kalau kamu merasa gugup karena takut terlihat kurang baik di mata camer. Tapi ingat, camer sebagai orangtua pasti akan berusaha menghargai pilihan anaknya dan terbuka jika kamu berusaha bersikap baik.

(Sl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *