6 Hari Dirawat, Perempuan Berbobot 200 KG Asal Lamongan Meninggal

BERITA LIVE – Kabar duka datang dari Ibu muda asal Lamongan yang diduga menderita obesitas. Nurhidayari Khusnul menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Dr Sorgiri Lamongan pada Minggu (24/03/2019).

Kabid Pelayanan RSUD Dr Soegiri Lamongan, Dr Maya Hangriningrum membenarkan informasi tentang meninggalnya Nurhidayari Khusnul ini.

“ya mas, keadaan atau kondisi pasian semakin turun sekitar jam 14.00 WIB dan meninggal dunia pada pukul 15.00 WIB.” Kata Maya saat dihubungi, Minggu (24/03/2019)

Maya mengatakan kondisi pasien obesitas drop sejak Minggu siang dan sebenarnya pasien sudah dibantu dengan alat pernafasan sejak Kamis lalu. Kondisi pasien, kata Maya semakin menurun dan ditambah komplikasi penyakit yang diderita pasien.

“selain sesak nafas, pasien juga mengidap sepsis. Komplikasi berbahaya akibat infeksi” jelasnya.
Komplikasi infeksi tersebut, menurut Maya dapat menimbulkan tekanan darah turun drastic serta kerusakan pada banyak organ.”tidak ada penyakit baru, tapi komplikasi dan infeksi sebelum-sebelumnya sudah parah.” Ujarnya

Sejak dilarikan ke RSUD Dr Soegiri selasa lalu, lanjut Maya, pasien langsung dirawat di runag intensive care unit (ICU). Setelah beberapa kali pemeriksaan, kata Maya, selain sesak nafas, Nurhidayati juga didiagnosa mengidap sepsis, yaitu komplikasi berbahaya akibat infeksi.
“kami sudah berusaha semaksimal mungkin agar pasien tetap stabil, tetapi Allah berkendak lain.” Ujarnya

Seperti diketahui, seorang ibu muda di Lamongan, Nurhidayari Khusnul (31) warga Desa Kabalando, Kecamatan Babat dilarikan ke RSUD Dr Soegiri Lamongan. Nurhidayati mengalami gangguan pernapasan yang diduga akibat obesitas yang dideritanya.
(GR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *