Adik Ipar Seksi Bikin Naik ‘Tensi’

 

10-foto-hot-agnes-monica-2015

Berita live.com- ANDAIKAN sosok seperti Bardino, 25, ini hidup di zaman revolusi 1945, sangat dibutuhkan di medan perjuangan. Berani menelusup ke daerah pertahanan musuh.

Sayangnya dia lahir di era gombalisasi, sehingga keberaniannya itu digunakan untuk “menelusup” ke kamar adik iparnya. Akibatnya, Nastiti, 18, pun kemudian hamil 6 bulan!

Ipar atau adik wanita daripada istri kadang bisa menjadi musuh dalam selimut. Ini terjadi bila punya suami yang imannya hanya setebal selotip. Melihat adik ipar yang begitu mulus bebas dempul, pikirannya jadi macem-macem. Bila pemikiran ngeres ini terus dikembangkan dan difasilitasi, akhirnya akan sampai pada kesimpulan bahwa ipar itu sampai disebut ipe (bahasa Jawa) karena ternyata: iki ya penak (ini enak juga).

Kesimpulan gendeng ini setidaknya diakui oleh Bardino, warga Pekon (kelurahan) Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu Lampung. Begitu berhasil masuk kamar adik iparnya, gadis yang baru tumbuh mekar tersebut diperlakukan bak istri sendiri. Karena keasyikan dan keenakan, perbuatan terkutuk itu pun dilakukan berulang kali. Tapi setelah Nastiti hamil, solusinya tak ada lain kecuali jadi urusan polisi.

Meski sudah menjadi kepala rumahtangga, Bardino memang masih tinggal di kompleks Mertua Indah yang bebas cicilan BTN. Dia tinggal satu kamar dengan istrinya, Gati, 25. Sedangkan di kamar lain ada Nastiti, yang juga satu kamar sendirian. Sang mertua laki perempuan di kamar lain pula, yang letaknya agak berjauhan dari kamar Nastiti.

Untuk pemikiran yang lurus-lurus saja, tata letak kamar yang demikian sebetulnya tak jadi masalah. Tapi bagi Bardino yang belakangan kesengsem berat pada sang adik ipar, itu sebuah medan yang sangat strategis untuk melancarkan nafsu iblis. Maka sejak itu dia selalu memutar otak, bagaimana penyergapan itu harus dimulai, sehingga “musuh” tak bisa berkutik, tapi para Belanda tetap di tangsinya.

Terus terang, sebetulnya Bardino agak menyesal mengawini Gati, kakak kandung Nastiti. Di samping usianya sama-sama 25 tahun, secara pisik kurang menjanjikan. Setelah jadi suami istri, barulah Bardino tahu bahwa adik kandung istrinya sangat cantik mempesona. Kalau belanja barang masih bisa ditukar jika ada bon pembelian, lha kalau belanja istri, mana mungkin ditukar-tukar, bisa dipathak watu (ditimpuk) ini kepala menantu. (Akhirnya Adik Ipar Bertekuk Lutut dan Berbuka Paha)

10-cewek-paling-cantik-di-asia-2015

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *