Ahok marah ancam keluarkan pelaku bullying dari sekolah

194938_620

BERITALIVE – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memperingatkan kepada siswa yang kedapatan melakukan bullying kepada siswa lainnya akan dikeluarkan dari sekolah negeri. Sanksi itu tak hanya diberikan kepada mereka yang melakukan bullying, tetapi juga yang melakukan tawuran dan pelanggaran berat lainnya.

“Jadi siapapun yang melakukan bullying di sekolah negeri, tawuran apapun akan langsung dikeluarkan dari sekolah,” kata Ahok di Mts 3 Pondok Pinang, Jakarta, Senin (9/5).

Bagi siswa kelas 3, Ahok memastikan tidak akan meluluskan mereka dan harus mengikuti ujian di sekolah swasta tahun depan. Namun, jika di sekolah swasta, masih melakukan pelanggaran berat, maka siswa tersebut tidak diperbolehkan bersekolah di Jakarta.

“Yang kelas 3 bukan dikeluarkan lagi. Langsung tidak lulus dan dikeluarkan. Karena tahun depan dia harus ujian di tempat swasta. Kalau di swasta masih berantem juga maka dikeluarkan dari sekolah di Jakarta,” tegas Ahok.

Seperti diketahui, 6 siswi kelas XIII SMAN 3 Jakarta yang menjadi pelaku bullying kepada juniornya itu akhirnya dinyatakan tidak lulus dalam UN. Putusan itu berdasarkan hasil rapat bersama dewan guru beberapa waktu lalu.

“Iya mereka tidak lulus. Saya lihat dari hasil rapat dewan guru SMAN 3, kami kan menerima laporan, sedangkan tidak lulusnya sekolah bersangkutan yang menentukan,” kata Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Fathurin Zen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *