Air Terjun Jambuara, Belum Banyak Dikunjungi Wisatawan

BERITALIVE-SIMALUNGUN – Indahnya air terjunJambuara yang mengalir deras dari balik bebatuan setinggi hampir 30 meter kini mulai diirik wisatawan lokal. Mulai dari muda mudi dan keluarga tampak menikmati air terjun Jambuara yang berada di Dusun Hutalima, Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun, Minggu (14/5).

Untuk menuju ke titik air terjun, pengunjung disarankan menyiapkan fisik prima karena jalan terjal berliku. Ada sekitar 175 meter panjang jalan yang bisa dinikmati dengan hijaunya alam, suara hewan hutan dan cahaya yang mengintip dari balik ranting jika cahaya sedang cerah.

Melisa, wisatawan lokal asal Medan mengatakan air terjunJambuara sangat menakjubkan. Dikatakannya, dirinya datang bersama-sama teman komunitas sepeda motor. Sebelum sampai di lokasi air terjun, mereka harus melalui jalan bebatuan dan tanah merah hampir tiga kilometer ke dalam hutan dan perkebunan sawit.

“Air terjunnya bagus, indah. Asyik buat mandi-mandi. Tahunya dari lihat-lihat sosmed, Facebook. Ini ngisi libur bereng kawan-kawan,” katanya.

Siti Sarah, warga setempat mengaku sudah dua kali naik turun ke air terjun Jambuara. Jambuara, katanya berasal dari nama Jambu Hutan Berwarna Merah.

“Sarah sudah dua kali lah naik turun ke air terjun. Pas malamnya keram kaki saya dan naik betis,” katanya.

Pantauan Tribu, destinasi Jambuara ini masih belum banyak didatangi wisatawan. Dikatakannya, wisatawan bisa menikmati deburan air terjun yang mengumpar jatuh sembari mandi di bawahnya. Aliran sungainya yang tak begitu deras juga menjadi alternatif pilihan.

Ramli, seorang pengelola air terjun Jambuara mengatakan, destinasi wisata ini sudah dikelolah sejak bulan November 2014. Pengunjung dikenakan biaya masuk Rp 5.000 per orang dewasa dan anak-anak tidak dikenakan biaya. Sedangkan untuk biaya parkir, untuk sepeda motor cukup merogoh kocek Rp10.000 dan mobil Rp 20.000.

“Tarif itu nantinya kami pakai buat dibagi dengan masyarakat setempat yang mengelola. Kalau pun yang datang ramai mau juga kami kurangi,” kata Ramli.

jm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *