Alasan Konyol Gamers Kena Banned

BERITA LIVE – Cheater merupakan musuh bagi semua player yang sedang bermain game ketika bermain multiplayer karena sangat merugikan player lain.

Nah, untuk bisa mendeteksi para cheater tersebut, para developer sering membuat kebijakan anti-cheat untuk menangkap mereka. Nah, tapi tetap saja ada yang kena  banned dengan alasan yang konyol loh. Apa saja ?

1. Terlalu Jago – Battlefield 1

KL-Spazmo adalah nickname korban banned yang konyol di dalam game Battlefield 1. Game ini memiliki software anti-cheat yang bernama FairFight yang dapat mengecek K/D ratio kamu. Software tersebut juga mengecek kill streak kamu dan itulah yang terjadi pada KL-Spazmo karena terus-terusan kill tanpa mati dan akhirnya kena banned.

2. Rasis dan Bermain Bersama Cheater – Rainbow Six : Siege

Jika kamu memakai kata rasis di dalam game Rainbow Six : Siege, maka kamu akan kena banned selama setengah jam. Tidak oeduli apakah candaan atau yang lainnya, hal itu tetap menjadi kebijakan Ubisoft untuk membanned para player. Nah, kebijakan ini dibilang aneh karena ketika kamu sedang berada di dalam satu tim bersama dengan cheater yang bahkan tidak kamu kenal, maka kamu akan kena banned juga.

3. Stream Sniping – PUBG

Stream Sniping merupakan kebijakan bodoh yang dilakukan  Bluehole Studios. Kebijakan ini akan membanned kamu jika kamu membunuh streamer yang ada ketika kamu bermain. Ketika kamu melakukan streaming si streamer yang bermain itu di PC kamu. maka kamu akan di banned karena dianggap melihat posisinya di livestreamnya.

4. Dibanned Karena Tidak Punya Gamenya – For Honor

Alasan paling bodoh untuk membanned player ada di game ini di mana salah satu gamer yang mempunyai akun Uplay. Ubisoft memperlihatkan screenshot di mana dia mendapatkan email kalau dia telah di banned dari For Honor dan bahkan dia tidak mempunyai game tersebut.

5. Di Banned Karena Melaporkan Cheater – GTA V Online

Salah seorang gamer memperlihatkan seorang cheater yang bisa membunuh semua player di dalam satu serber dengan ledakan dan menjadikan video tersebut sebagai bukti. Rockstar Game malah membanned orang yang membuat video tersebut dengan alasan yang tidak jelas.

 

(IAW)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *