Alasan Michael dan R Budi Hartono Tetap Jadi Miliarder Terkaya

dolar

Melihat daftar miliarder terkaya di dunia 2016 yang dirilis Forbes terdapat 20 nama para pengusaha Indonesia yang masuk dalam daftar.

Diantaranya adalah Budi Hartono pemilik perusahaan Grup Djarum yang mendapat peringkat ke-141 sebagai orang terkaya di dunia. Sedangkan di tingkat nasional, Ia tetap berada di posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia.

Pengamat ekonomi, Nina Sapti Triaswati menuturkan bertahannya Budi pada posisi teratasnya karena pergesaran bisnis yang dilakukan oleh Budi ke sektor lainnya.

Ia menuturkan, bila pengusaha rokok ini menyadari semakin banyak orang yang sadar terhadap dampak buruk yang dihasilkan rokok.

“Budi Hartono bergeser, kalo dulu rokok, bergesar ke manufaktur, bank,” ujarnya Nina kepada Okezone di Jakarta.

Sebelumnya dalam daftar yang dirilis Forbes, terlihat bila sektor tambang sedang meredup. Terlebih dua pengusaha tambang Indonesia tersingkir dari daftar orang terkaya di dunia 2016. Nina menuturkan hal ini karena merosotnya komoditas tambang di pasar dunia.

“Pada dasarnya kalau kita lihat jangka panjang, kalo usaha tambang mentah akan memburuk dibandingkan manufaktur dan jasa yang relatif kuat mengikuti perekonomian,” ujarnya.

Maka, menurutnya pengusaha yang dapat bertahan pada posisinya sebagai miliarder adalah mereka yang mampu bergeser pada sektor lainnya yang memberi prospek bisnis jauh lebih baik.

“Mereka yang bisa bertahan itu yang bergeser ke jasa, manufaktur. Mereka yang masuk 10 besar (orang terkaya di Indonesia) sebagian besar di jasa, keuangan,media, ritel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *