Ayah tiri & ibu kandung yang rantai anak di Padang ditetapkan tersangka

BERITALIVE – Dua orang pelaku yang sudah merantai kaki anak yang masih di bawah umur ZRS (11) di Padang, Sumatera Barat, jadi seorang tersangka dan pasti nya juga akan terancam bahwa pidana dengan hukuman penjara selama delapan tahun atas perbuatannya yang sudah melanggar hukum. Polisi juga sudah menjerat ayah tiri dan ibu kandung ny sendiri ZRS, Muklis (47) dan Noflinda (30) hukuman dengan pasal 333 ayat (1) KUHP tentang perampasan kemerdekaan.

Kedua pelaku tersebut yang merupakan salah satu dari ayah tiri dari ibu kandung dari sang anak yang ditangkap pada Jumat (12/1) pada saat malam. Setelah dari ahsil pemeriksaan yang begitu intensif, keduanya juga akan ditetapkan sebagai salah satu tersangka,” kata Kepala semua yang dari Kepolisian Resor di Kota Padang Kombes Pol Chairul Aziz di Padang, pada hari Minggu (14/1).

Pasal tersebut juga sudah  berbunyi barang siapa yang melakukan dengan sengaja dan dengan melawan maka akan di berikan hukuman yang merampas kemerdekaan seseorang atau juga yang akan meneruskan perampasan pada kemerdekaan yang sudah demikian, namun juga akan diancam dalam pidana masuk penjara dan itu semua paling lama delapan tahun.

Chairul juga akan menyebutkan bahwa tidak akan lagi tertutup dan kemungkinan keduanya juga akan dikenakan pasal eksploitasi anak dalam Undang-undang Perlindungan Anak. “Penyidikan ini pasti nya masih terus berjalan, tidak tertutup kemungkinan nanti akan mengarah ke sana (UU Perlindungan anak),” katanya.

Kedua tersangka tersebut juga akan ditangkap oleh petugas saat pulang memulung di kediamannya di Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, daerah setempat. Namun Setelah ditetapkan bahwa sebagai tersangka, keduanya juga langsung ditahan oleh penyidik. Tersangka Muklis ditahan di sel tahanan Polresta Padang, sementara Noflinda di sel tahanan perempuan Kepolisian Sektor Padang Timur.

Sebelumnya, ZRS ditemukan dengan kaki kanan terantai memasuki asrama kepolisian lolong, Kurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Sumatera Barat. Keberadaan ZRS persis berada di depan rumah dinas Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Margiyanta, Kamis (11/1) sekira pukul 23.00 WIB

JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *