Basarnas Kendala Pada Cuaca Buruk Dalam Pencarian Bangkai Kapal

BERITALIVE – Tim pencarian telah melakukan penyisiran yang di lokasi yang terindikasi posisi bangkai kapal KM Sinar Bangun. Tim telah saja yang akan bisa saja yang melakukan penyisiran sejak pukul 07.00WIB pagi, Senin (25/6/2018).

Namun, sekitar pukul 15.00WIB, tim pencari kembali ke darat. Deputi Operasi Basarnas, Brigjen Budi Nugroho mengatakan cuaca yang buruk menghambat proses pencarian.

Katanya, cuaca buruk seperti angin kencang, hujan, dan ombak besar membuat tim pencari kembali ke darat.

“Karena cuaca tak bersahabat. Angin kencang, ombak besar, hujan. Jam 3 ini kita kembali. Kita putuskan untuk kembali lagi nnti. Nanti kita ulangi lagi agar labih dipercaya,”ujarnya.
Ia menjelaskan indikasi penemuan bangkai kapal itu masih sama yakni di dua titik yang dicurigai.

“Bentuk tinggi lima meter panjang 20 meter. Masih sama seperti kemarin. Dua titik itu masih kita yakini lagi. Tadi pagi sudah kita yakini. Masih ada seperti itu. Kita belum bisa maksimal hari ini,”katanya.

Saat disinggung apakah malam hari dapat melakukan pencarian, Brigjen Budi Nugroho memastikan akan melakukan pencarian. Namun, masih melihat kondisi cuaca.

“Kalau cuaca bagus malam bisa. Kita all out, Semua yg kita milik kita kerahkan. Multibeam kita bisa kerja malam. Karena cuaca tak baik makanya kita istirahaat dulu,”ujarnya.

Sementar tentang pantauan dari Helikopter, Budi Nugroho menjelaskan belum ada tanda-tanda bamgkai kapal atau pun mayat korban KM Sinar Bangun. Diketahui, Basarnas telah bekerja bersama dengan warga untuk melakukan pencarian.

“Dari heli sudah kita laksanakan tadi, tapi belum ada tanda-tanda Banyak masyarakat yang terlibat. Termasuk kapal2 di samosir untuk membantu kita,”pungkasnya.(rt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *