Bawa Brownies Ganja,Salah Satu Pria AS Jadi Tersangka

BERITA LIVE – Seorang pria Warga Negara Amerika Serikat berinisial CCB (27) ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. CCB tertangkap menyimpan kue brownies yang mengandung ganja di sebuah apartemen di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pria yang bekerja di pusat kejiwaan California ini ditangkap polisi pada Senin 20 Januari lalu, setelah sebuah informasi masuk ke polisi, menyebutkan adanya penyalahgunaan narkoba di apartemen tersebut. Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan yang dipimpin AKP Billy kemudian melakukan penggeledahan di unit apartemen yang ditempati CCB.

“Berdasarkan informasi tersebut, anggota Satres Narkoba Polres Jaksel yang dipimpin oleh AKP Billy menuju ke sana dan kemudian pada jam 10.00 WIB berhasil menemukan pelaku,” jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni kepada wartawan di Polres Jaksel, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2020).

Polisi kemudian menggeledah apartemen yang dihuni oleh CCB. Dari hasil penggeledahan itu, polisi menemukan barang bukti narkoba berupa ganja yang sudah diolah menjadi kue brownies seberat 1 kilogram

“Di antaranya ada seperti ini, kue yang berbentuk brownies yang mengandung ganja,” imbuhnya.

Polisi telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap kue tersebut. Hasilnya memang positif mengandung ganja. Polisi juga menyita liquid untuk vape di apartemen tersebut.

“Kami sudah melakukan tes juga terhadap cairan ini, mengandung ganja juga,” imbuhnya.

Sejauh ini polisi belum menemukan indikasi bahwa tersangka adalah seorang pengedar. CCB mengaku membawa ganja itu ke Indonesia untuk dia konsumsi sendiri.

“Yang bersangkutan mengaku tidak tahu kalau ini dilarang di Indonesia, pengakuannya untuk dikonsumsi sendiri,” tuturnya

CCB datang ke Indonesia sejak 17 Januari 2020 lalu. Dia datang ke Indonesia dengan menggunakan visa turis.

“Pelaku menggunakan paspor Amerika, visanya juga dari (KJRI) Amerika dan ini datang ke Indonesia pada tanggal 17 Januari 2020. Visanya sebagai kunjungan atau turis atau wisatawan,” lanjut Bastoni.

Pria berambut gondrong itu sendiri sudah berkunjung ke Indonesia sekitar 4-5 kali. Polisi masih mendalami kaitan intensitas kunjungannya ke Indonesia dengan kasusnya itu.

“Keterangan tersangka, dia datang ke Indonesia sendiri, kemudian juga menggunakan ini (ganja) sendiri, tinggal di apartemen juga sendiri. Keterangan dari tersangka sudah 4-5 kali datang ke Indonesia,” kata Bastoni.

Tersangka membawa ganja dalam bentuk kue brownies itu dengan menggunakan pesawat. Kue itu bahwa dibawanya ke kabin, bukan di bagasi. Tersangka diduga mengolah ganja dalam bentuk kue untuk mengelabui pemeriksaan petugas di bandasara.

“Jadi pelaku membawa barang barang ini semuanya dalam kabin di tas, bukan di bagasi. Kemudian ya tadi untuk mengelabuinya itu tersangka membuat kue seperti ini di dalamnya ada ganjanya, kemudian dalam bentuk cairan seperti ini. Kemudian ada dibentuk seperti ini dibungkus, jadi untuk mengelabui pemeriksaan di bandara,” terang Bastoni.

Tersangka mengaku mendapatkan kue ganja itu dari seseorang berinisial R di California. Polisi akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak kepolisian Amerika terkait kasus ini.

“Jadi DPO ini WN Amerika yang tinggal di California, pelaku membeli dari DPO ini. Rencananya nanti kita akan lakukan kerja sama dengan Kedutaan Amerika, juga dengan kepolisian Amerika untuk pengembangan ini,” lanjut Bastoni.

Lebih lanjut, Bastoni menjelaskan efek mengonsumsi kue ganja ini tidak berbeda dengan efek ganja. “Kalau menurut literatur, efek ganja ini membuat halusinasi, kemudian juga menurunkan depresi, juga bawaannya menjadi happy dan sebagainya. Efeknya sama walaupun dikemas dalam bentuk kue atau cairan, zat ganjanya itu tetap pengaruhnya sama seperti ganja seperti bentuk rokok,” paparnya.

Saat ini CCB ditahan di Polres Jakarta Selatan. Atas perbuatannya itu, dia dijerat Pasal 111 dan 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *