Benarkan Donor Darah Bisa Membuat Gemuk ?

BERITA LIVE – Jakarta Salah satu alasan mengapa orang enggan donor darah adalah karena kekhawatiran yang akan mmebuat gemuk. Ini adalah ketakutan yang sudah menjadi keyakinan sejak zaman dahulu kala. Lantas, bagaimana fakta medis yang sebenarnya?

Tenang, Anda tidak perlu cemas berlebihan akan anggapan tersebut. Fakta menyebutkan bahwa donor darah bisa membuat gemuk hanyalah mitos belaka. Berdasarkan penjelasan dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, donor darah justru bisa menurunkan berat badan dan menjaganya tetap di rentang ideal.

Senada dengan itu, berbagai penelitian menyebutkan bahwa donor darah mampu bisa membakar kalori setara dengan olahraga selama satu jam. Fakta lain, setiap Anda mendonorkan darah sebanyak 540 ml, tubuh yang akan secara otomatis membakar sebanyak 650 kalori.

Tak berhenti sampai di situ, donor darah nyatanya menyimpan banyak manfaat lain. Menurut dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter, berikut beberapa manfaat yang dimaksud:

Menurunkan risiko penyakit jantung
Menurut American Journal of Epidemiology, dengan mendonorkan darah Anda dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebanyak 33% dan menurunkan risiko serangan jantung sampai 88%.

Peneliti dari American Medical Association mengatakan bahwa risiko penyakit jantung, serangan jantung dan stroke di usia 43–61 tahun bisa menurun secara signifikan dengan mendonorkan darah setiap enam bulan.

Menurunkan risiko kanker
Selain bermanfaat sebagai bentuk bantuan kemanusiaan, donor darah ternyata yang juga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kanker. Penelitian mengatakan bahwa hal ini berkaitan dengan frekuensi donor darah yang dilakukan. Semakin rutin mendonorkan darah (sesuai anjuran), semakin besar pula kemungkinan untuk terhindar dari penyakit kanker di kemudian hari.

Hidup lebih lama
Donor darah dapayt menyelamatkan nyawa. Jadi, dengan mendonorkan darah, Anda secara tidak langsung menjadi pahlawan bagi orang lain. Hal itu pasti bisa menciptakan perasaan bahagia di dalam diri, yang nantinya bisa mengurangi beban pikiran sehingga stres maupun depresi tak akan terjadi. Ujung-ujungnya, Anda yang akan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya dan bisa hidup lebih lama.

Nah, mulai saat ini, Anda tak perlu khawatir lagi bila memiliki kesempatan untuk donor darah. Selain tidak menyebabkan berat badan bertambah, kegiatan kemanusiaan ini malah mendatangkan banyak manfaat sehat bagi tubuh Anda.

Tetapi sebelum itu, perlu Anda ketahui bahwa donor darah tidak boleh dilakukan terlalu sering. Anda hanya dianjurkan untuk melakukannya sebanyak empat kali dalam jangka waktu satu tahun. Itu berarti, jeda waktu untuk donor darah adalah satu kali setiap tiga bulan.

Anda pun harus mempunyai tekanan darah yang normal alias tidak terlalu tinggi (hipertensi) atau rendah (hipotensi), serta kondisi tubuh yang bugar dan fit. Di samping itu, Anda juga sebagusnya tidak melakukan donor darah di sembarang tempat supaya tidak tertular penyakit akibat penggunaan jarum suntik bergantian atau peralatan medis yang tidak benar-benar steril.

Jadi, sudah siapkah Anda untuk menjadi pahlawan yang menolong nyawa orang lain dengan melakukan donor darah secara rutin? Jangan lupa memperhatikan segala syarat yang diberikan, supaya prosesnya berlangsung lancar dan manfaatnya bisa segera Anda rasakan.

(st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *