BI dukung pengembangan padi unggulan di Tanah Bumbu

750x500-bi-dukung-pengembangan-padi-unggulan-di-tanah-bumbu-160524e

Dalam rangka peningkatan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan, Bank Indonesia (BI) telah mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya padi unggul melalui Memorandum of Understanding (MoU).  Hal itu dikatakan Konsultan PUMKM kantor perwakilan  BI Provinsi Kalimantan Selatan, Untung Torang, dalam diskusi penetapan program kerja sinergi tahun 2016 dengan tajuk ‘’Klaster Padi Unggul di Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu ’’ , yang dilaksanakan oleh kantor perwakilan BI Provinsi Kalsel, bersama Pemkab Tanbu, melalui Bagian Perekonomian Setda Tanah Bumbu, Selasa (24/5).

Menurut Untung, salah satu  bentuk MoU  yang sudah dilakukan sejak 2013 yang merupakan bentuk dukungan BI terhadap  Tanbu, adalah program klaster padi unggul.

“(Kerjasama dilakukan – red ) selama tiga tahun dari 2013, 2014, dan 2015. Kerjasama tersebut dalam rangka merubah sistem pertanian tradisional menjadi pertanian modern, dengan cara menyalurkan berbagai Alsintan kepada kelompok tani, ” kata Untung.

Sementara itu, dalam diskusi antara Pemkab Tanbu, kantor perwakilan BI Kalsel, dan kelompok tani yang dilakukan hari ini, adalah membicarakan susunan rencana program tahun 2016, yang meliputi kegiatan koordinasi singkronisasi program dengan dinas, dan instansi terkait.

Selain itu, juga dibicarakan penetapan kelompok tani peserta klaster program pengembangan klaster padi unggulan, sosialisasi pelaksanaan program kerja sinergi pengembangan klaster padi unggul, dan inventarisasi lahan peserta klaster.

Hal yang tak kalah penting dibicarakan menurutnya, yakni perihal sosialisasi program sertifikasi, pengukuran lahan, pengeluaran sertifikasi, akses peningkatan produksi melalui bantuan benih dan prasarana, pengendalian hama penyakit, pengembangan padi organik, pengembangan jalan usaha tani, serta pembinaan SDM,

“Fasilitasi dan intermediasi  perbankan, peningkatan penanganan pasca panen, penguatan lembaga dan pemasaran produk, serta lainnya, ” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *