Biadab, Guru Pria Diculik 4 Wanita lalu Diperkosa usai Diberi Cairan, saat Bangun Alat Vitalnya

laki-laki-diperkosa_20170301_101201

BERITALIVE – Seorang guru pria dipaksa minum cairan dalam botol oleh empat orang wanita di dalam mobil.

Cairan tersebut membuatnya pingsan.

Saat bangun guru terkejut bentuk alat kelaminnya sudah tak dalam kondisi sehat seperti biasa.

Kejadian itu tentu membuat masyaraka, terutama lelaki menjadi khawatir.

Pasalnya, seperti dilansir dari Buzznigeria, kejadian yang dialami oleh guru itu bukan kali pertama.

Setidaknya sudah ada tiga lelaki yang sebelumnya mengalami kejadian mirip dengan guru tersebut.

Pria dari Lupane, Zimbabwe, tersebut menceritakan jika ia mengalami pelecehan seksual selama berjam-jam oleh empat perempuan berkulit terang.

Awalnya mobil dengan lima penumpang itu memberi tumpangan kepada dirinya.

Mereka menempuh perjalanan ke Bulawayo, pada Jumat, 17 Februari 2017 malam.

Malah guru tersebut mengklaim bahwa dirinya sengaja diculik, dibius, kemudian diperkosa agara wanita itu bisa mendapatkan sperma.

Kepolisian setempat mengatakan jika korban memang diberi tumpangan di mobil Toyota Quantum.

Lima penumpang itu terdiri dari empat perempuan dan seorang pria yang mengemudi kendaraan.

Keanehan sudah terlihat ketika pengemudi mengalihkan rute perjalanan mereka.

Satu dari empat perempuan mengatakan jika mereka ingin menjemput seorang teman.

Korban mengatakan jika para perempuan itu berbicara bahasa asli mereka Ndebele.

Sesekali para perempuan yang masih dicari identittasnya itu berbicara bahasa lain yang ia tak bisa mengerti.

Kemudian sopir menghentikan mobilnya.

Kemudian seorang perempuan menutup matanya.

Sementara yang lain memegang tangan dan kakinya.

Mereka juga memaksa guru itu untuk meminum cairan di botol.

Cairan tersebut membuatnya pingsan.

Ketika sadarkan diri, ia berada di sebuah semak-semak dengan kondisi telanjang dan alat vitalnya memar.

Guru itu kemudian bergegas ke kantor polisi Lupena untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Kemudian polisi membawanya ke Rumah Sakit St Luke untuk melakukan pengobatan.(rt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *