Bocah Tewas di Sekolah, Polisi Gali Keterangan 10 Teman SR

Berita live-Sukabumi – Polres Sukabumi Jawa Barat masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa siswa SDN LongkewangKabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menggali informasi terkait kronologi kematian korban SR, bocah kelas 2 yang tewas karena diduga menjadi korban kekerasan.

Kapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi mengungkap ada 10 orang saksi teman sekolah korban yang dimintai keterangannya.

“Ada 10 orang teman sekolah korban yang kami mintai keterangan, ada petunjuk tambahan yang diungkap salah satunya mereka membenarkan jika korban sempat jatuh lalu pingsan, lalu ditolong oleh gurunya dan dibawa ke Puskesmas,” kata Syahduddi disela-sela kunjungan Mensos RI di Kampung Citiris, Desa Hegarmanah, Jumat (11/8/2018).

Syahduddi mengatakan, keterangan saksi akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dokter forensik, terkait penyebab kematian korban. “Kami mengupayakan ada kesesuaian antara keterangan dari ahli dengan fakta-fakta yang kami temukan di lapangan yang lebih jelas dan pasti,” imbuhnya.

Syahduddi juga menjelaskan jika 10 orang saksi yang dimintai keterangan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi mendapat pendampingan dari orang tua, KPAI, dan P2TP2A karena proses diversi yang dilakukan kepolisian.

“Kita tetap mengedepankan diversi, tidak sama dengan penanganan pidana umum lainnya pendekatan secara psikologis kita lakukan agar saksi-saksi yang juga masih dibawah umur tidak kaget atau trauma. Polisi yang melakukan pemeriksaan juga tidak memakai seragam,” lanjutnya.
(th)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *