Bom siap ledak, diamankan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di Gelanggang Mahasiswa Universitas Riau (Unri), Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau.

 

 

 

 

BERITA LIVE –  Empat bom siap ledak itu diamankan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di Gelanggang Mahasiswa Universitas Riau (Unri), Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau. Tiga orang alumni Unri ikut ditahan dalam penggerebekan terkait teroris pada Sabtu siang pekan lalu itu.

Ini merupakan kasus pertama di Indonesia, bahwa sebuah kampus digunakan sebagai save house terorisme. Ini menyalakan alarm, sirena tanda bahaya bahwa kelompok terorisme sekarang mencari cara-cara baru untuk mengelabui deteksi aparat intelijen,” ujar pengamat terorisme dari Universitas Indonesia,

“Karena itu Densus 88 luar biasa menurut saya. Bayangkan kalau itu tidak bisa terungkap, bom sudah siap pakai dan jaraknya hanya 150 meter dari gedung Rektorat Unri. Kalau itu meledak dalam proses membawa saja bisa menimbulkan korban jiwa yang banyak dari kalangan mahasiswa,” tegas Ridwan.

Sementara, temuan aparat bisa dijadikan sinyal bagi Kampus Unri untuk segera menyigi kembali kegiatan mahasiswa yang ada di kampus. Pemerintah dan pengelola kampus berbagai universitas baik negeri maupun swasta jangan sampai membebaskan kegiatan kemahasiswaan tanpa batas

“Saya memuji langkah Densus 88 yang berhasil menangkap tiga orang terduga terorisme di lingkungan kampus Universitas Riau. Namun, saya kaget karena terduga teroris itu ternyata memiliki motif ingin menyerang Gedung DPR dan DPRD Riau,” kata pria yang karib disapa Bamsoet itu.

AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *