Chelsea Sulit Untuk Cegah Kepindahan Hazard

BERITA LIVE, Jakarta – Legenda Chelsea, Frank Lampard, tidak terlalu yakin dengan masa depan Eden Hazard di Stamford Brdige. Hazard  memang disebut terus diincar Real Madrid sebagai penerus Cristano Ronaldo dan yang bersangkutan juga berminat hengkang ke Los Blancos.

Situasi Hazard saat ini juga mengisyaratkan bahwa transfer tersebut sudah tidak bisa dihindari. Hazard hanya menyisakan kontrak 15 bulan lagi di Chelsea, yang artinya manajemen Chelsea harus segera menawarkan kontrak baru.

Kembalinya Zinedine Zidane sebagai pelatih utama Real Madrid juga melengkapi semua kondisi yang dibutuhkan untuk transfer ini. Chelsea mungkin akan kesulitan untuk mencegah kepindahan Hazard, dan Lampard sudah menyadari situasi ini.

Sebagai mantan pemain dan pendukung setia Chelsea, tentu Lampard ingin Hazard bertahan, tapi dia sadar keputusan itu ada di tangan Hazard.

Ingin Bertahan

Menurut Lampard, Chelsea jelas ingin mempertahankan Hazard. Tapi, dia juga menyadari memaksa Hazard bertahan juga bukan hal bagus. Dia ingin Chelsea membuat keputusan terbaik untuk semua pihak.

“Eden jelas merupakan pemain top dalam dunia sepak bola, tidak ada yang perlu diragukan soal itu, jadi keputusan ini akan selalu untuk dirinya sendiri,” kata Lampard kepada Sport360.

“Tentu saja Chelsea ingin mempertahankan dia karena dia merupakan pemain top dan tentu saja banyak klub lain yang akan selalu menginginkan Hazard karena kemampuan dia saat ini.”

“Namun, ini harus jadi keputusan yang tepat untuk Eden dan Chelsea selama dia masih terikat kontrak dan mereka harus menuntaskan ini. Saya tidak tahu harus berharap seperti apa, ini urusan dia dan klub,” lanjut Lampard.

Tidak Bisa Memberikan Saran

Lebih lanjut, Lampard juga tidak bisa merayu Hazard untuk terus bertahan. Dia tidak bisa memberikan apa pun dan tidak mau ikut campur, semuanya ada di tangan Hazard.

“Saya sungguh tidak tahu. Saran adalah hal sulit dalam situasi ini dan tidak tepat memberikannya.”

“Saya tentu mengenal Eden dan sudah pernah bermain bersama dia, tetapi saya tidak berbicara dengan dia sama sekali, atau bicara setiap hari. Saya kira dengan situasi ini, yang penting adalah pemain itu sendiri, tentang apa yang mereka rasakan,” katanya.

(st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *