Curi Televisi Milik Nenek Sendiri Untuk Beli Sabu, KC Berhasil Diamankan

BERITALIVE – KC saat ini berhasil diamankan petugas Kepolisian Sektor Pontianak Barat. KC yang masih berumur 17 tahun itu ditangkap karena menjual televisi milik neneknya untuk membeli sabu-sabu.

“Pelaku yang melakukan pencurian televisi merupakan cucu korban, sudah kami amankan, Minggu (15/4), dan kejadian pencurian dilakukan oleh pelaku, pada hari Sabtu (14/4) sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Kapolsek Pontianak Barat.

Dari hasil yang sudah kami periksa pelaku menjual televisi tersebut kepada seorang temannya untuk membeli sabu-sabu dan main di warnet. “Saat melakukan aksinya, KC mencuri televisi di rumah neneknya itu mengajak temannya yang lebih dewasa darinya berinisial AG (29),” ujarnya.

Kasus itu bermula saat KC dengan menggunakan sepeda motor mengajak AG ke rumah neneknya yang terletak di Pontianak Barat, dengan alasan ingin menemui ibunya. Tetapi sesampai di sana KC tidak menemui ibunya yang sudah berangkat lagi ke daerah Melawi, sehingga dia hanya sempat menemui neneknya yang sedang berada di rumah sendirian.

“KC sempat menanyakan kepada neneknya apakah ibunya ada menitipkan uang atau tidak, namun dijawab neneknya tidak ada, kemudian usai menyantap mie instan sebelum pulang, KC dibantu oleh AG mengambil telivisi LCD yang ada di atas meja kamar neneknya. Setelah berhasil membawa kabur televisi tersebut kemudian keduanya menjual dengan harga Rp600 ribu ke daerah Beting,” kata dia, seperti diberitakan Antara.

Kemudian atas laporan korban, anggota lidik Polsek Pontianak Barat melakukan penyelidikan, dan menangkap kedua pelaku tersebut, yakni KC dan AG.

“Dari tangan keduanya kami berhasil menyita satu unit sepeda motor dengan nopol KB 4153 MD, kemudian uang sisa penjualan televisi tersebut Rp150 ribu,” ujarnya.

Kedua pelaku tersebut diancam pasal 363 KUHP Sub pasal 367 KUHP. “Terhadap pelaku AG kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun. Sementara KC karena masih di bawah umur dan masih merupakan keluargan korban maka akan dikenakan pasal 367 KUHP,” tandasnya. [DP]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *