Cuti melahirkan lebih efektif sebelum dan sesudah persalinan

Cuti melahirkan lebih efektif sebelum dan sesudah persalinan

Cuti melahirkan lebih efektif sebelum dan sesudah persalinan
Cuti melahirkan lebih efektif sebelum dan sesudah persalinan

BERITA LIVE – Berdasarkan UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga kerjaan, cuti melahirkan diambil 3 bulan oleh ketentuan 1,5 bulan sebelum dan 1,5 bulan setelah melahirkan. Bagi beberapa wanita, cuti melahirkan ada yang perlu diambil setelah melahirkan. Artinya langsung cuti melahirkan selama 3 bulan penuh setelah melahirkan. Bila mengambil cuti sebelum melahirkan dinilai tanggung serta merasa belum memasuki momen yang tepat mendapatkan cuti.

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Budi Wahyuni menanggapi pengambilan cuti melahirkan. Aturan cuti melahirkan 3 bulan yang tercantum di dalam undang undang dibuat sesuai Hari Prakiraan Lahir (HPL). Sebaiknya ibu sudah cuti minimal 2 minggu sebelum HPL. Jadi cutinya diambil sebelum melahirkan. Ini juga mempertimbangkan ibu yang sedang hamil besar. Kondisi ibu mampu saja stres, pikiran soal pekerjaan dan contohnya ibu harus naik turun tangga kantor.

Cuti sebelum melahirkan juga memperhitungkan risiko hamil yang besar, seperti terjatuh. Cuti juga memperkirakan soal risiko kehamilan. Usia kehamilan di atas 32 minggu itu rentan. Jadi, ibu perlu mempersiapkan tubuh tetap fit jelang melahirkan. Yang pasti, tidak ambil cuti kurang dari dua minggu. (WL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *