Ducati Membutuhkan Kecepatan Super untuk Bisa Saingi Marquez


Berita Live– Salzburg
– Jorge Lorenzo menilai Ducati masih bisa menyaingi Marc Marquez dalam perebutan gelar juara. Namun, Lorenzo menilai cara itu mustahil bisa dilakukan.

Rider Repsol Honda itu memperlihatkan konsistensi di sepanjang musim ini, terlepas dari finis di luar zona poin di Argentina dan Italia. Marquez tidak pernah retired dan sukses memenangi lima dari 10 seri pertama 2018.

Alhasil, juara dunia enam kali itu nyaman memuncaki klasemen. Dengan 181 poin, Marquez unggul 49 poin dari rival terdekatnya, Valentino Rossi. Sedangkan dengan Ducati, pebalap Spanyol itu memiliki keunggulan 68 poin dari Andrea Dovizioso dan 76 poin dari Lorenzo.

Kejuaraan tinggal menyisakan sembilan balapan lagi. Untuk menjegal Marquez, Lorenzo menilai Ducati perlu kecepatan ekstra untuk memenangi balapan beruntun. Akan tetapi, hal tersebut mustahil bisa terjadi.

“Kami masih butuh 0,2 atau 0,3 detik kecepatan untuk bisa memenangi empat atau lima balapan beruntun dan memangkas banyak poin dari Marc,” pebalap Ducati itu mengungkapkan di Autosport. “Untuk saat sekarang sih, ini mustahil karena power-nya kurang lebih sama semua motor sehingga sulit.”

“MotoGP adalah MotoGP, semuanya mungkin, ini adalah sebuah olahraga yang berbahaya,” lanjut Lorenzo.

“Anda bisa cedera, Anda bisa menghancurkan mesin, tapi untuk sekarang selisih angkanya terlalu besar dan aku tidak mengira kami bisa memenangi lima, enam balapan beruntun,” imbuh dia.

Di MotoGP Austria akhir pekan ini menjadi kesempatan besar bagi Ducati untuk mengejar perolehan angka Marquez. Dalam dua tahun beruntun, Ducati selalu naik podium teratas.
(th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *