Fakta-fakta Mengejutkan Hakim Jamaluddin Dibunuh

BERITA LIVE – Misteri kematian hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin terkuak. Jamaluddin tewas dibunuh dua eksekutor, JP dan R, yang dibayar istrinya, Zuraida Hanum.

Terbaru, Zuraida dan dua eksekutor JP dan R diekspos oleh Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin, saat jumpa pers di Mapolda Sumut, Jl Sisingamangaraja, Medan, pada Rabu 8 Januari 2020. Wajah Zuraida dan dua eksekutor yang mengenakan baju tahanan warna oranye terus tertunduk.

1. Dibekap Bedcover

Pembunuhan itu berawal saat Jamaluddin tidur di rumahnya di Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B Nomor 22, Medan, Sumatera Utara, pada
Jumat, 28 November 2019.

Pada dini harii, Zuraida pergi menjemput JP dan R di Pasar Johor, Jalan Karya Wisata Medan. Setibanya di rumah, Zuraida membawa JP dan R menuju lantai tiga rumah Jamaluddin.

Setelah mendapat perintah dari Zuraida, pelaku JP dan R langsung membekap korban dengan bedcover dan sarung bantal. “Korban tewas karena dibekap sehingga kehabisan nafas. Ini terbukti hasil Forensik, diduga meninggal karena lemas,” katanya

2. Dibuang ke Jurang

Pada pukul 04.30 WIB, JP dan R membawa jenazah Jamaluddin ke Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang dengan mengendarai mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD warna hitam. Di sana, para pelaku meninggalkan Jamaluddin di dalam mobil tersebut di sebuah jurang. Korban ditinggalkan dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang.

3. Jenazah Jamaluddin Ditemukan Warga

Selang sehari Sabtu 29 November 2019 Pukul 16.00 WIB, warga menemukan mobil dan Jamaluddin tidak bernyawa. Polisi kemudian melakukan olah TKP.

4. Ada 48 Saksi Diperiksa

Polisi mengusut kematian Jamaluddin. Ada 48 saksi dimintai keterangan. “Sejauh ini, sudah 48 orang saksi yang diperiksa,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Senin (23/12/2019).

Saksi-saksi yang diperiksa merupakan rekan kerja, keluarga, juga orang-orang di kediaman hakim Jamaluddin.

5. Zuraida dan 2 Eksekutor Ditangkap

Selang 40 hari kematian jamaluddin, polisi menetapkan Zuraida sebagai otak pelaku pembunuhan. 2 Eksekutor juga ikut ditahan pada Selasa, 7 Januari 2020
Tiga orang pelaku itu ditangkap di beberapa lokasi terpisah. Mereka ditangkap oleh tim gabungan Jatanras Polda Sumut dan Reskrim Polrestabes Medan.Zuraida menjalani pemeriksaan secara intensif. Kemudian, polisi melakukan ekspos kasus tersebut pada Rabu 8 Januari 2020.

6. Zuraida Sewa Assassin

uraida rupanya membayar 2 orang untuk membunuh suaminya. Kedua orang yang disuruh itu berinisial JP dan R.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin menjelaskan, JP dan R dibayar Zuraida untuk membunuh Jamaluddin. “Berapa upah dan kepentingannya apa belum bisa (disampaikan),” ujar Martuani saat jumpa pers di Mapolda Sumut, Jl Sisingamangaraja, Medan, Rabu (8/1/2020).

7. Aroma Perselingkuhan

Polisi mendalami isu perselingkuhan di balik pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN Medan), Jamaluddin. Isu selingkuh mencuat karena otak dari pembunuhan hakim Jamaluddin ini tak lain ialah istri korban, Zuraida Hanum.

“Perselingkuhan itu masih belum bisa kita dalami. Perlu kita cari alat bukti dulu,” ujar Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin di Mapolda Sumut, Jl Sisingamangaraja, Medan, Rabu (8/1/2020).

(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *