Gara-gara sabu 15 gram, Gus Topi dibui 10 tahun


BERITALIVE
– 
Hery Agus Sugiono alias Gus Topi (46) terdakwa kasus narkotika dengan kepemilikan 15,53 gram sabu dijatuhkan hukuman 10 tahun penjara di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (4/9). Selain menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 10 tahun, Ia juga didenda Rp 1 miliar subsidair 4 bulan.

Hal yang memberatkan terdakwa selain melawan hukum, dia juga sempat kabur bersama tiga tahanan lain dari rutan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali sebelum persidangan.

Dalam putusan Majelis hakim yang diketuai Made Pasek, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 112 ayat 2 KUHP UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 10 tahun dan Rp 1 miliar. Dengan ketentuan apabila denda tidak bisa dibayar maka diganti dengan kurungan selama 4 bulan,” kata hakim Made Pasek, Senin (4/9).

Vonis majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan JPU selama 12 tahun penjara. Terhadap putusan ini, baik JPU maupun kuasa hukum dan terdakwa sendiri masih menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding.

Dalam tuntutannya, terdakwa asal Malang, Jawa Timur (Jatim) ini ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Rabu (15/3). Dalam penggeledahan, terdakwa ketahuan membawa ganja yang dibungkus amplop di saku celana.

Kemudian pelaku digiring ke indekos di Jalan Patasari, Pondok Dewa Brata, Kuta. Selain beberapa barang bukti lainnya, petugas juga mengamankan rekannya I Wayan Putu Sumarayasa (34). Selanjutnya keduanya ditahan ke rutan BNNP Bali.

Setelah berselang waktu, keduanya bersama tahanan lainnya untuk melarikan diri. Mereka adalah mantan anggota Polda Bali I Wayan Murdana alias Lengkong dan M Feri Ariadi. Gus Topi yang disebut-sebut mengomandoi aksi kabur dengan menjebol teralis rutan BNNP, Selasa (16/5) subuh lalu. (hn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *