Harga Kambing Naik Rp 500 Ribu

BERITALIVE-SIDIKALANG – Jelang Hari Raya Haji tahun 2017 permintaan hewan kurban kambing dan lembu di Kabupaten Dairi mengalami kenaikan. Kenaikan permintaan ini selaras dengan harga hewan per ekor. Dari informasi yang dihimpun Tribun, di kabupaten Dairi terdapat empat titik penjualan hewan yakni Desa Berampu, SPG, Mahabunga, dan Rembulan.

Penjual hewan kurban di Desa Berampu, Karmin Silalahi mengungkapkan dirinya memiliki 80 ekor kambing dan lima ekor lembu yang siap dijual. Kambing ini berjenis lokal, kacang, etawa dan campuran. Kampung ini kebanyakan berasal dari Kabupaten Tanah Karo.

“Alhamdulillah, antusias warga untuk membeli hewan kurban meningkat dari tahun sebelumnya,” ujar Karmin, Rabu (30/8).

Karmin Silalahi yang juga seorang petani ini mengatakan harga jual kambing dan lembu mengalami kenaikan yang signifikan. Harga kambing yang biasa dijual Rp 1,5 juta per 40 kilogram kini sudah menjadi Rp 2 juta per 40 kilogram. Begitu juga dengan sapi yang biasanya Rp 12 juta per 70 kilogram kini menjadi Rp 14 juta.

“Harga kambing mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 4 juta. Sementara lembu, Rp 14 juta hingga 17 juta,” katanya.

Terkait apakah ada pemeriksaan kesehatan hewan dari pemerintah, Karmin mengatakan hingga saat ini belum ada. Karmin mengaku tak pernah sekali pun pemerintah kabupaten memeriksa kesehatan hewan. Namun, ia mengaku tak khawatir terhadap penyakit yang kemungkinan dapat terjadi.

“Gak pernah diperiksa. Kami juga tidak khawatirlah, karena kita rawat baik kan,” katanya.

Hal ini juga dibenarkan seoramg pembeli, Suryono. Ia mengatakan sampai saat ini tidak mempersoalkan hal itu. “Kita tidak takut, karena tidak ada kabar ada terjangkit penyakit. Setiap tahun tidak pernah diperiksa, jadi setiap tahun juga membeli di sini,” ujar Suryono.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Dairi, Sebastian Tinambunan membantah kalau pemerintah tidak ada lakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Katanya, pihaknya telah menugaskan Dinas Pertanian dan Perternakan Pemkab Dairi untuk memeriksa hewan kurban.

“Sudah, sudah. Sudah ada surat tugas untuk memeriksa hewan kurban. Sudah jalan mereka dari kemarin,” ujarnya, Rabu (30/8).

Saat ditanya kapan mulai pemeriksaan oleh Pemkab Dairi, Sebastian tak dapat menjawab. Ia menyuruh Tribun menghubungi Kepala Dinas Pertanian, Herlina Lumbantobing. Sebastian juga memberikan nomor handphone Herlina kepada Tribun.

Saat dihubungi, Herlina tak menjawab panggilan. Pesan singkat yang menanyakan jadwal pemeriksaan, Herlina juga tak memberi respon.

JM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *