Huawei Mulai Riset Jaringan Internet 6G

BERITA LIVE –  Keberadaan teknologi 5G masih sagat baru. Bahkan jumlah negara yang mengimplementasikan jaringan 5G komersial pun masih dapat dihitung dengan jari dan keberadaan jaringan 5G yang belum mermata di seluruh dunia.

 

Meski demikian Huawei sudah mengambil langkah yang cepat. Perusahaan asal China ini yang diketahui telah melakukan penelitian terhadap pengembangan jaringan generasi k-6 aslian 6G.

 

Penelitian tersebut dilakukan Huawei di pusat riset miliknya yang terletak di Ottawa, Kanada. Menurut sebuah laporan, penelitian ini yang dilakukan Huawei melalui kerja sama strategis dengan 13 universitas dan sejumlah lembaga di sana.

 

Menurut Huawei, butuh waktu yang memang sangat panjang sekali untuk melakukan sebuah penelitian tersebut. Teknologi jaringan 6G ini juga diperkirakan baru akan tersedia secara komersial setidaknya pada 2030 mendatang.

 

Dikutip dari GSM Arena, Jumat (16/08/2019), langkah serupa sebetulnya juga telah diambil. Pada awal tahun 2019 ini Samsung yang dikabarkan telah mulai melakukan penelitian jaringan 6G di pusat penelitiannya yang terletak di Seoul, Korea Selatan.

 

Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika Huawei juga mengambil sebuah langkah serupa dengan melakukan riset awal jaringan 6G, meski jaringan 5 G juga belum diimplementasikan secara maksimal.

Pada bulan Juni lalu, Nokian, Ericson dan SK Telecom juga yang mengumumkan kemitraan dalam pengembang jaringan 6G.

 

Meski sudah banyak pihak yang sudah mulai meneliti jaringan 6G, secara keseluruhan, semua itu masih merupakan sebuah langkah yang sangat awal.

 

Sebab, sampai saat ini belum ada standart yang jelas untuk jaringan 6G sehingga semua penelitian yang dilakukan sebagian besat masih bersifat teoritis ketimbang praktis.

 

Huawei ini sendiri mengenal dikenal sebagai salah satu perusahaan yang getol mengembangkan teknologi jaringan. Huawei ini sudah mulai mengembangkan jaringan 5G sejak satu dekade silam.

 

Namun beberapa waktu lalu huawei sempat mendapat batu sandungan tatkala pemerintah Amerika  Serikat memasukkan nama Huawei ke dalam daftar hitam.

 

Perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut tidak diperkenalkan membeli komponen dalam bentukapapun dari perusahaan Amerika Serikat. {le}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *