Ini Dia Perbandingan Kandungan Gizi Telur Ayam Dan Puyuh

Perbandingan Kandungan Gizi Telur Ayam dan Telur Puyuh

BERITALIVE -Telur ayam atau pun telur puyuh sama-sama mudah kita peroleh. Kadang kita mengganti lauk telur ayam dengan telur puyuh untuk variasi bentuk bahan makanan. Telur puyuh dengan bentuk yang lebih kecil cenderung lebih disukai karena lebih praktis saat memakannya. Namun kira-kira apakah telur puyuh bisa kita anggap sama seperti telur ayam?

Jika dilihat dari kandungan gizinya, ternyata kandungan gizi telur puyuh tidak sekecil ukurannya. Dalam ukuran yang sama dengan telur ayam kandungan gizi pada telur puyuh sebagian besar memiliki jumlah yang lebih banyak daripada telur ayam.

Dalam berat yang sama, telur puyuh memiliki kandungan energi yang lebih tinggi 14,9 kkal dibandingkan dengan kandungan energi yang ada pada telur ayam. Hal ini cenderung sama pada zat gizi makro, yaitu karbohidrat, vitamin dan mineral, maupun pada zat gizi mikro, seperti vitamin dan mineral, yang cenderung lebih tinggi pada telur puyuh.

Kandungan yang paling terlihat menonjol pada zat gizi yang ada pada telur puyuh adalah kandungan vitamin A. Dalam 50 gram atau setara dengan 6 butir telur puyuh kita terdapat 270 mcg vitamin A. Angka ini dapat memenuhi lebih dari separuh kebutuhan vitamin A orang dewasa. Sedangkan kandungan vitamin A pada satu butir telur ayam dengan berat 50 gram adalah sebesar 95 mcg vitamin A.

Selain itu berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia yang dikeluarkan oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia, pada telur puyuh terdapat kandungan beta karoten sebesar 80 mcg yang juga dapat mendukung penyerapan vitamin A oleh tubuh.

Namun, telur puyuh juga memiliki kandungan kolesterol yang 2x lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam. Pada satu butir telur ayam terdapat 210 mg kolesterol, sedangkan pada 6 butir telur puyuh terdapat kandungan kolesterol sebesar 440 mg.

Telur ayam ataupun telur puyuh sama-sama memiliki jenis kandungan gizi yang cukup lengkap, tetapi jumlahnya jauh lebih banyak pada telur puyuh. Tapi kita harus hati-hati jika ingin mengonsumsi telur puyuh karena kandungan kolesterolnya cukup tinggi, maka sebaiknya kita membatasi konsumsinya paling tidak 1-2 kali dalam satu bulan saja ya.

RW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *