Ini Minuman Yang Harus Dihindari Ketika Kamu Bertekad Berhenti Merokok

Berita Live – Berhenti merokok mungkin menjadi salah satu resolusi bagi sebagian orang di tahun 2020 ini. Merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk yang banyak orang bertekad untuk menghentikannya.

Namun, bagi banyak orang berhenti merokok ini tidak semudah dengan yang di ucapkan. Terdapat sejumlah hal yang bisa menggangu seseorang mengalami masalah dalam mengehentikan kebiasaan ini.

Beberapa hal bisa mempengaruhi upayamu untuk berhenti merokok ini. Lingkungan sosial mungkin bisa jadi salah satu penyebabmu. Ketika lingkungan pergaulanmu banyak perokok, mungkin cukup menantang untuk berhenti merokok ini.

Makanan dan minuman yang kamu konsumsi juga bisa sangat menentukan upayamu untuk berhentu merokok ini. Penelitian mengungkap bahwa pola makan memainkan peran dalam minat seseorang untuk merokok.

Sejumlah minuman ini penting untuk di hindari karena bisa emmbuat rokok terasa lebih baik. Penelitian mengungkap bahwa mi8numan bersoda, alkoholm kola, teh, dan kopi bisa membuat rokok terasa lebih enak.

” Beberapa orang mengethaui bahwa hanya dengan mengganti jenis minuman ( contohnya mengganti wine atau vodka dengan jus tomat ) mempengaruhi keinginan mereka untuk merokok,” tulis penelitian di NHS tersebut.

Selain itu, di ketahui bahwa kombinasi merokok dan minum minuman keras meningkatkan risiko kanker mulut hingga 38 kali. Untuk membuat rasa rokok tidak semakin enak, di sarankan untuk minum air putih dan jus karena tidak membuat rokok terasa lebih enak.

Peneliti juga menemukan bahwa terdapat sejumlah makanan yang bisa membantu perokok berhenti lebih cepat. Konsumsi keju, buah, dayur bisa membuat rokok terasa tidak enak.

Selain perubahan jenis makanan, terdapat aktivitas yang bisa membantu seseorang berhenti merokok lebih cepat. Penelitian sebelumnya mengungkap bahwa olahraga sederhana seperti berjalan atau pemanasan bisa menghilangkan keinginan merokok.

” Bangun dan langsung mencuci piring atau duduk di dalam ruangan ketika kamu tidak merokoj bisa membantu,” terang NHS. {cr}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *