Jika Lini Pertahanan Barcelona Begini-begini Saja, Barca Akan Sulit Juara Lagi

BERITA LIVE– Bandung– Hasil imbang yang didapat Barcelona atas Espanyol menegaskan sebuah statistik buruk yang musim ini dipunya Blaugrana: lini belakang mereka sangatlah rapuh.

Barcelona harus puas dengan hasil 2-2 saat bertamu ke Epanyol di laga pertama Liga Spanyol tahun 2020. Terlepas dari fakta bahwa mereka bermain dengan 10 orang, dua gol yang bersarang di gawang Neto seakan mengonfirmasi buruknya lini belakang skuat besutan Ernesto Valverde.

Setelah menjalani 19 pertandingan, tercatat Barcelona sudah kemasukan 23 gol. Angka tersebut 11 gol lebih banyak dari yang bersarang di gawang Real Madrid. Bahkan di antara empat tim di posisi teratas klasemen Liga Spanyol, Barcelona jadi yang paling sering jebol gawangnya.

Setelah menjalani tepat separuh musim (19 laga), cuma lima kali Barcelona bikin clean sheet. Itu terjadi saat menghadapi Getafe (2-0), Sevilla (4-0), Eibar (3-0), Atletico Madrid (1-0) dan Real Madrid (0-0).

Kekalahan terbesar Barcelona adalah dengan skor 1-3 saat berduel dengan Levante. Selain Levante, tercatat ada enam klub lain yang berhasil bikin dua gol ke gawang Barca. Mereka adalah Real Betis (5-2), Osasuna (2-2), Valencia (5-2). Mallorca (5-2), Real Sociedad (2-2), dan Espanyol (2-2).

Barcelona rata-rata kemasukan 1,2 gol per pertandingan musim ini. Padahal di musim 2018/2019 rata-rata kebobolan mereka di LaLiga hanya 0,9 (total kemasukan 36 kali dari 38 laga).

Kalau kini Barcelona masih bisa memuncaki klasemen Liga Spanyol meski kebobolan begitu banyak gol, itu karena lini depan mereka yang masih sangat maut. Ada 49 gol sudah dibuat sejauh ini, unggul jauh atas Madrid yang baru bikin 36 gol.

Produktivitas yang tinggi membuat Barca kini punya surplus gol 26, sementara Madrid surplus 24 gol. Kedua tim kini sama-sama mengoleksi 40 angka.
(th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *