Kambuh Sakit Jiwa, Pria Ini Tega Gorok Tetangganya Suami-Istri

BERITA LIVE-

Matal (42), warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur membacok leher Musini (65) alias Cimpling, tetangganya sendiri dengan sebilah parang. tengah menjagal Musini, lelaki yang sebelumnya memiliki riwayat sakit jiwa kambuhan itu juga ikut memburu Subarno (75), sang suami Musini. Seperti nasib istrinya, Subarno pun tewas dengan luka parah pada bagian leher.

Karena keadaan sudah tidak bisa dikendalikan dan dianggap berbahaya, maka petugas Polres Tulungagung terpaksa melumpuhkan tangan Matal dengan tembakan. Menurut penuturan Juni, warga setempat, polisi sempat melepaskan tembakan peringatan beberapa kali ke udara.

Aksi pembunuhan yang dilakukan Matal tergolong sadis. Matal yang tiba-tiba mendatangi rumah Musini dengan keadaan mengamuk. Informasi yang dihimpun, sebelum terjadi pembunuhan, keduanya sempat cekcok yang belum diketahui apa penyebabnya. Sebelum tewas dengan leher nyaris putus, Musini sempat menjerit kesakitan.

Dengan baju yang belepotan darah, dan tangan menenteng parang yang juga masih bersimbah darah, Matal pun kembali ke rumahnya yang bersebelahan dengan rumah korban. Tatapan mata pria yang setiap hari berjualan pentol itu terlihat marah. Begitu melihat Subarno yang tengah merumput, Matal langsung menyerang. Subarno tewas dengan leher tergorok.

Sampai petugas datang, Matal tetap berdiri tegak di teras rumahnya. Sementara warga terus berdatangan. Namun tidak ada yang berani mendekat. Aksi menakutkan Matal berakhir setelah sebutir peluru melukai punggung tangannya.

Untuk mencegah amuk massa, polisi melepaskan tembakan ke udara. Matal langsung diringkus dan dibawa keluar dari lokasi. Menurut Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Mustijat Priyombodo, sebelum dibacok oleh pelaku, korban Muslikah juga dihantam dengan sebongkah batu. Terkait kasus ini petugas masih melakukan penyelidikan, termasuk memastikan motif pembunuhan. “Saat ini petugas masih mendalami kasusnya,” ujarnya.

(SL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *