Kasus Penipuan 800 Jemaah Umrah Riau Dilimpahkan Ke Jaksa

 

BERITA LIVE-  Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau melimpahkan berkas perkara dugaan penipuan travel umrah Joe Pentha wisata dengan tersangka Muhammad Yusuf Johansyah ke Kejaksaan Tinggi Riau. Dalam lasus ini, Yusuf diduga menipu sekitar 800 calon jemaah umrah dan gagal berangkat ke Tanah Suci.

“Ya benar. Berkas perkara Tersangka Jo (M Yusuf Johansah) atas kasus dugaan penipuan jemaah umrah sudah dikirim ke jaksa,” ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo  Tejo, Jumat(2/2).

Polisi menunggu pertunjuk jaksa yang sedang meneliti berkas perkara Yusuf. Sambil menunggu, penyeledik Ditreskrimum juga mendalami adanya dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.Sebab,Pentha Wisata juga dimiliki nama lain.

“Seiring berjalannya berkas perkara yang lagi diteliti jaksa, kami juga tengah mendalami ada atau tidaknya unsur keterlibatan yang lain untuk ditetaplan sebagai tersangka,” ucap Guntur

Dari 800 calon jemaah, Polda Riau dan jajarannya melalui masing-masing Polres di seluruh kabupaten,sudah menerima laporan di sekitar 108 korban joe Pentha Wisata.

“Korban tidak hanya melaporkan ke Polda Riau,  namun juga ke Polres lainnya. Korban calon jemaah umrah ini berpotensi terus bertambah,” jelas Guntur.

Tersangka Yusuf Johansyah merupakan salah satu pemilik travel umrah Joe Pentha Wisata yang beralamat di jalan Panda,Kota Pekanbaru tersebut.Yusuf ditetapkan sebagai tersangka pada Oktober 2017 silam.Bahkan oada awak Januari 2018 lalu, Polda Riau juga telah menggeledah kantor travel tersebut.

Hasilnya, penyidik menyita sejumlah dokumen sebagai barang bukti. Polisi juga melakukan penahanan terhadap Yusuf untuk mempermudah proses penyidikan dan agar tidak melarikan diri serta dikhawatirkan menghilangkan barang bukti.

Para calon jemaah umrah mayoritas telah mendaftarkan di travel tersebut sejak 2015-2017 lalu. Polisi bahkan menyebut total kerugian yang dialami seluruh korban mencapai Rp 3.9 miliar.[KS]

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *