Kasus Suap DPRD Sumut, GIliran Dua Anggota Fraksi Demokrat Ditahan Oleh KPK

BERITALIVE – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menahan dua tersangka baru kasus suap DPRD Sumut.

Kali ini giliran Mustofawiyah dan Tiaisah Ritonga menyusul rekan-rekannya. Dua anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat tersebut menambah deretan nama dari 38 tersangka baru atas kasus suap yang melibatkan mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

“Hari ini KPK kembali melakukan penahanan terhadap dua orang anggota DPRD Sumut yang telah menjadi tersangka sebelumnya. Yaitu MSF dan TIR,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (11/7/2018).

Mustofawiyah dan Tiaisah Ritonga langsung mengenakan rompi oranye usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta.

Mustofawiyah ditahan 20 hari pertama di Rutan Polres Jakarta Timur. Sedangkan Tiaisah ditahan 20 hari pertama di Rutan cabang KPK.
“Nanti akan kami informasikan lagi,” kata Febri.

Pelaksana Tugas Ketua DPD Demokrat Sumut Herri Zulkarnain mengatakan, setiap anggota legislatif dari Fraksi Demokrat telah meneken fakta integritas soal korupsi.
Kata Herri, anggota partai siap mengundurkan diri bila tersangkut masalah korupsi.

“Kita sudah ada fakta integritas. Jadi sesuai yang sudah disepakati, harus rela mundur atau diganti,” kata Herri saat ditemui beberapa waktu lalu.

KPK telah menahan sembilan dari 38 tersangka baru kasus suap ini. Sebelum Mustofawiyah dan Tiaisah, KPK telah lebih dulu menahan Fadly Nurzal, Rijal Sirait, Roslynda Marpaung, Rinawati Sianturi, Sonny Firdaus, Muslim Simbolon dan Helmiati.

Dalam kasus suap ini, KPK telah menyeret sejumlah pejabat tinggi di Sumut. Setidaknya 12 mantan anggota dan mantan pimpinan DPRD Sumut sudah ditahan lebih dulu.

Mereka adalah Ajib Shah, Saleh Bangun, Chaidir Ritonga, Sigit Pramono Asri, Kamaludin Harahap, Muhammad Affan, Bustami, Zulkifli Husein, Parluhutan Siregar, Zulkifli Effendi, Budiman Nadapdap dan Guntur Manurung.

Sedangkan dari eksekutif, yang ditahan hanya mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

38 tersangka baru yang ditetapkan KPK atas kasus ini adalah Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M. Yusuf Siregar, Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, Dermawan Sembiring.

Kemudian Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah dan Tahan Manahan Panggabean.(rt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *