Ketika Tengah Depresi, Hindari 4 Makanan dan Minuman Ini

Berita Live –┬áMakanan yang kita konsumsi sehari-hari bisa sangat berpengaruh pada berbagai hal dalam hidup kita. Hal ini terutama pada kesehatan kita baik fisik maupun mental.

Depresi serta masalah mental lain bisa muncul pada seseorang karena beberapa penyebab. Sebuah penelitian terbaru bahkan menyebut bahwa tinggal sendiri dan merasa kesepian bisa membuat seseorang lebih rentan terhadap masalah mental ini.

Masalah mental dan depresi ini tentu bukan sebuah hal yang bisa hilang dalam sekejap atau melalui tidur satu malam semata. Perlu penanganan yang memadai untuk mengatasi kondisi ini.

Sejumlah makanan yang kamu konsumsi ternyata juga bisa menjadi biang onar semakin memburuknya depresi yang kamu alami. Berikut sejumlah makanan dan minuman yang harus kamu hindari ketika depresi.

1. Alkohol

Pengaruh minuman keras buruk untuk kesuburan, hindari sekarang! |  theAsianparent Indonesia

Minuman ini bisa jadi penyebab depresi karena membentuk gabungan di dalam sistem saraf pusat yang berhubungan dengan emosi. Konsumsi alkohol terutama dalam jumlah banyak dapat mengganggu sistem saraf pusat dalam dirimu.

2. Kafein

Efek Kafein pada Kesehatan dan Nutrisi | Warung Sains Teknologi

Kandungan minuman ini secara tidak langsung dihubungkan dengan depresi. Konsumsi kafein ini dapat berujung pada sejumlah masalah seperti gangguan tidur yang dapat memperburuk depresi.

3. Makanan Olahan

5 Olahan Wortel yang Rasanya Luar Biasa, Pernah Cobain Wortel Goreng?

Makanan olahan seperti roti, kue, dan keripik kentang sebaiknya tidak dikonsumsi ketika depresi. Makanan ini dapat meningkatkan kadar gula darah di dirimu serta membuatmu merasa sedih dan terganggu.

4. Gula Halus

6 Jenis Gula dan Kegunaannya, Jangan Hanya Pakai Gula Pasir!

Konsumsi gula halus dapat berujung pada meningkatnya tingkat pembengkakan dalam tubuh dan otakmu. Hal ini bisa berujung pada munculnya sejumlah gejala depresi.

Konsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur bisa sangat membantu dalam mengatasi masalah kesehatan mental sekaligus meningkatkan kesehatan fisik. Imbangi dengan gaya hidup sehat untuk mencegah terjadinya masalah lebih lanjut.

-Cr-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *