Ketua PWI, Pilkada Yang Sudah Selesai, Mari Kami Menjalani Silaturahmi

BERITALIVE –¬†Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut melakukan halal BI halal di Medan Club yang berada di Jalan Kartini, Kota Medan.

Kegiatan yang diadakan mulai pukul 09.30 WIB ini dihadiri seluruh keluarga besar PWI, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, TNI, Polisi dan seluruh PNS di Pemprov Sumut dan Kota Medan.

“Kita juga mengundang bapak Edy Rahmayadi yang terpilih sebagai Gubernur Sumut yang sudah ditentukan oleh KPU. Kita juga mengundang bapak Djarot dan Bapak Sihar Sitorus,”kata Ketua PWI Sumut Herman saat memberikan kata sambutan sembari membuka acara Halal bi Halal PWI Sumut di Medan Club, Senin (9/7/2018).

Ia mengatakan, Pilkada Serentak sudah berakhir maka dari itu, mari kita kembali jalan silaturahmi dengan sesama.

“Karena yang kita tahu, saat pilkada serentak banyak yang berbenturan karena beda pendapat tentang calon Gubernur dan wakil Gubernur Sumut. Tapi sekarang, pilkada serentak sudah selesai. Maka dari itu, saya berharap semua harus saling memaafkan dan kembali menjalin silaturahmi,”ujarnya.

Dikatakan Herman, acara Halal Bihalal ini dilakukan agar bisa mempersatukan kembali bagi pendukung ERAMAS dan Djoss. “Jangan lagi ada benturan karena Pilkada serentak sudah selesai. Mari kita sama-sama untuk membangun Sumut menjadi provinsi yang lebih baik dari sebelumnya,”katanya.

“Hari ini semua sudah selesai dan tuntas. Karena KPU sudah umumkan kalau bapak Edy
Rahmayadi dan Musa Rajekshah sudah terpilih untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut. Maka dari itu, selesai sudah pertikaian dan rasa saling tidak enak antar sesama. Baik itu antar mertua dan anak, teman, kolega dan lainnya karena Pilkada Serentak. Ayo kita jalin silaturahmi kembali,”ajak Herman.

Ia mengaku, dirinya sempat didatangi oleh Edy Rahmayadi yang sekarang sah menjadi Gubernur Sumut agar PWI tidak berpihak kepada salah satu calon dalam Pilgub Sumut yang diadakan pada 27 Juni 2018 kemarin.

“Beliau (Edy Rahmayadi) bilang ke saya. PWI jangan berpihak. Silahkan anggota dan kader PWI menentukan pilihan dengan hati nurani. Dan langsung saya umumkan kepada seluruh anggota PWI agar tidak berpihak. Karena organisasi PWI itu nasional sehingga dirinya tidak ada memaksakan anggota ataupun kader PWI untuk memilih salah satu calon dalam Pilgub Sumut kemarin,”katanya.

Herman juga menyatakan seluruh anggota PWI dan kader PWI mohon maaf lahir batin. “Meskipun sudah agak lama menyatakan permohonan maaf ,tapi bulan Syawal belum berakhir. Masih ada tiga hari lagi. Jadi masih bisa lah kami untuk meminta maaf,”ujarnya seraya tertawa.(rt)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *