Klaster Kasus Positif Rumah Makan Rawon Bertambah 7 Jadi 15 Orang

Berita Live– Probolinggo – Kasus positif COVID-19 dari klaster Rumah Makan Rawon Nguling Probolinggo bertambah 7 menjadi 15 orang. Dua di antaranya meninggal.
Tujuh kasus positif COVID-19 baru itu merupakan hasil tes swab dari 24 karyawan rumah makan, yang berada di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Mereka langsung dirawat intensif di ruang isolasi rumah pengawasan khusus pasien COVID-19, yang disediakan Pemkab Probolinggo. Mereka dipisah dari 17 karyawan lainnya yang hasil tes swab-nya negatif.

Tujuh karyawan yang baru dinyatakan positif COVID-19 itu merupakan warga Kecamatan Tongas. Dengan tambahan itu, total kasus positif COVID-19 dari klaster Rumah Makan Rawon menjadi 15 orang.

Namun dua di antaranya sudah meninggal. Yakni pemilik Rumah Makan Rawon Nguling Probolinggo dan anaknya.

Sebanyak 13 orang yang masih terpapar COVID-19 dalam kondisi sehat. Sementara 17 karyawan yang negatif COVID-19 dikarantina sampai 14 hari di rumah sehat.

Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo terus melakukan tracing. Tujuannya agar penyebaran virus dari klaster rumah makan itu bisa putus. Pihaknya juga melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di beberapa titik rumah makan rawon dan rumah pemilik rumah makan.

“Hasil dari ke-24 karyawan rumah makan rawon sudah keluar. Tujuh orang karyawan dinyatakan positif COVID-19, 17 orang masih dilakukan karantina 14 hari,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo, dr Anang Budi Yoelijanto, Kamis (6/8/2020).

Data terkini dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, total ada 255 orang yang positif COVID-19. Yang masih dirawat 34 orang. Yang sembuh 211 orang dan 10 orang pasien meninggal.
(th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *