Komedi Kaya Yang Satu Ini, Sule Membuka Sebuah Warung Yang Bernuasa Politik Jelang Pilpres 2019

BERITA LIVE –  Setelah tren kue atau oleh-oleh artis merebak di media sosial, kini bisnis kuliner seolah menjadi alternatif yang tepat bagi para selebriti Tanah Air untuk menambah pundi-pundi uang mereka.

Nah, menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden 2019, giliran komedian Sule yang meluncurkan gerai kuliner pertamanya.

Tema yang ia usung pun terbilang menarik. Konsepnya disesuaikan dengan kondisi terkini iklim politik Indonesia yang sedang gencar-gencarnya mengkampanyekan paslon masing-masing.

Namun, di warung makan Sule, ayam geprek dan cekerlah yang menjadi primadonanya. Slogan dan pernak-pernik yang digunakan pun hampir mirip dengan konsep coblos menyoblos pemilu Indonesia.

Parte Ceker Rempah rupanya baru diluncurkan pada hari Minggu kemarin, 14 April 2019. Lokasinya berada di Jl. Tebet Timur Dalam II No. 14. Tebet, Jakarta Selatan.

Nah, pada poster pengumuman yang diunggah ke dalam akun Instagram pribadinya, Sule tampak mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan peci dan dasi berwarna oranye. Di poster itu ia menyebut dirinya sebagai President Parte Ceker Rempah. Luar biasa ya idenya.

Semua orang diundang

Layaknya ketua partai, Sule pun ingin bertemu langsung dengan para simpatisan Parte Ceker Rempah. Maka dari itu, pada saat acara grand launching dilangsungkan, Sule mengundang semua kalangan tanpa terkecuali, untuk mencicipi hidangan-hidangan lezat yang ditawarkan oleh warung makannya itu.

Gaya fotonya lagi-lagi bikin netizen gagal fokus. Mengenakan kemeja putih dan peci hitam, Sule tampak mengangkat sebuah piring putih yang berisikan salah satu menu andalan PCR. Apalagi kalau bukan ceker dan sambal.

Slogan-slogan kocak

Untuk menambah antusias para simpatisan, setiap paslon tentu punya jargon atau slogan-slogan khusus. Begitu pula dengan Sule. Di depan warungnya tertera sebuah spanduk kampanye berukuran besar yang bertuliskan “Rempahnyan nampol, pedesnya parpol. Coblos menunya!”.

Tidak hanya itu, masih banyak quote-quote kocak yang disebar di seluruh ruangan, berikut rangkumannya:

“Kami membela yang lapar.”

“Hai bidadari cantik maaf sayapmu kami jadikan sup.”

“DPR menggodok RUU, PCR menggodok sup,”

“Kenap sih susah cari PCR yang pengertian, baik, dan jago masak?”

“Malam minggu besok aku mau sama PCR ah, pasti enak,”.

Menu yang ditawarkan

Sesuai dengan konsep warungnya, semua hidangan yang disajikan di PCR adalah menu-menu khas Nusantara yang diolah menggunakan beragam bumbu rempah-rempah.

Mulai dari ayam goreng sambal matah, tahu goreng sambal matah, ceker goreng sambal marah, paru goreng sambal matah, kulit goreng, sup, dan masih banyak lagi. Menarik bukan?

[dv]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *