Konsumen Sering Dicuekin Beli Sepeda Motor Secara Tunai

DSC_8720

berita live.com-seorang warga dki jakarta , daus (27)kesal karena pihak dealer beralasan mereka kekurangan stok dan mencari dan mencari alasan membeli dengan cara kredit .

apa yang di alami daus ternyata juga dirasakan winar (32). karyawan swasta ini pernah ditolak oleh pihak dealer hanya karena membeli motor secara cas . padahal , keduanya membeli secara cas karena tidak mau terbebani cicilan tiap bulannya

strategi  ini tentu sebagai upaya komisi yang di peroleh lebih besar. dalam kasus seperti ini, pihak leasing biasa nya menjadikan dealer atau sales sebagai mitra utama pemasaran , laku tidak nya motor sangat tergantung oleh pihak dealer atau sales ,caranya gampang setiap penjualan  bonus yang cukup lumayan.

sebagai contoh penjualan 1 unit  motor secara cas , keuntungan yang di peleroleh dealer atau sales hanya  RP. 100.000. sedangkan untuk penjualan 1 unik motor secara angsuran maka keuntungan bisa tiga kali lipat atau 300000 . maka tak heran menawarkan kredit murah agar motor bisa terjual banyak

“biasanya itu dilakukan oleh sales. mereka. kalau kita beli dengan cas ngarahinke kredit karena mereka mau dapat komisinya” kata rony seorang pegawai di sebuah dealer di jakarta ketika berbincang dengan berita live.com

perbincangan dengan rony pula mengungkapkan fakta itu. rony menganjurkan sebaiknya membeli motor dengan cara kredit , dia beralasan jika membeli secara cas , seorang costumer paling tidak perlu menunggu tiga bulan agar buku pemilik  kendaraan bermotor (BPKB)  baru di keluarkan oleh pihak dealer.

tenggang waktu yang memang demikian menurut dia akan lebih aman jika membeli secara kredit karena akan mendapat jaminan berupaya asuransi kehilangan.

“kalau saya sih saran lebih baik muka besar lalu angsuran nya untuk satu tahun. kan kalau motor hilang kita masih dapat asuransi dan bisa diganti baru . tapi itu tergantung kita juga sih maunya yang mana “jelas dia

koordinator pengaduan dan hukum YLKI, sularsi mengatakan prakti seperti ini bukan tidak mungkin terjadi dalam masyarakat . namun kata dia masyarakat. namun kata dia masyarakat punya hak untuk memilih dealer mana yang cocok untuk dia dan apakah dealer tersebut sesuai dengan cara pembelian cas atau kredit .

“kuncinya pada costumer , dia punya hak untuk memilih. kita bisa bandingkan satu dealer dengan dealer lain sebelum memutuskan untuk membeli”kata sularsi ketika di hubungi berita live.com

namun demikian , kata dia. akan terjadi masalah jika sebuah perusahan motor hanya menunjuk satu lembaga pembayaran (leasing) jika hal itu terjadi maka terjadi sebuah monopoli dalam masyarakat . biasanya, sebuah perusahan besar menunjuk leasing mana saja yang bisa di percaya .

“tapi kalau hanya nunjuk hanya satu leasing ini sebuah monopoli dan bisa lapor ke komisi pengawas persaingan usaha (KPPU)”jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *