Kota ini Mengizinkan Berhubungan Seks di Depan Umum Untuk Para Warganya

BERITA LIVE –  Mexico telah mengizinkan warganya di kota Guadalajara untuk melakukan aktivitas seksual di tempat-tempat seperti umum seperti taman, tempat hiburan, mobil bahkan di gang. Polisi pun dilarang untuk menangkap mereka karena tidak melanggar hukum.

Lantas, kenapa aturan tersebut dikeluarkan hal ini lantaran polisi di sana sangat korup. Sehingga banyak polisi memanfaatkan aturan tersebut untuk meminta “uang damai” pada pasangan yang tertangkap mesum. Oleh karena itu, anggota dewan pun membebaskan aktivitas seksual di tempat umum.

“Satu-satunya hal yang kami tambahkan adalah polisi bisa menahan pasangan itu, jika ada permintaan dari warga,” kata seorang anggota dewan kota, Guadalupe Morfin, yang mengusulkan tindakan itu.

Dia berpendapat bahwa itu akan mencegah praktik korupsi yang dilakukan oleh polisi, memfokuskan kembali petugas pada pelanggaran yang lebih serius dan tidak mengarah pada peningkatan perilaku cabul. “Tak seorang pun ingin ada orang yang berhubungan seks di depan umum. Itu tidak mendidik. Itu merepotkan,” katanya.

Namun, Livier Martinez dari Partai Aksi Nasional yang konservatif, satu-satunya anggota dewan yang memilih tidak, berpendapat bahwa ada cara lain untuk mengatasi korupsi.

“Saya tidak mengerti membatasi seorang petugas polisi untuk dapat bertindak untuk mencegah kejahatan. Dan kedua, sama sekali tidak menyenangkan berkeliling melihat (orang) di jalan melakukan hubungan seksual di taman atau di lahan kosong, atau di gang,” komentarnya.

Guadalajara adalah kota terbesar kedua di Meksiko, namun banyak anak muda tinggal bersama orangtua mereka hingga dewasa, sehingga mereka tidak memiliki privasi di rumah dan tidak memiliki uang untuk membayar motel.

Sayangnya, tidak ada statistik yang dapat diandalkan untuk mengatakan seberapa umum seks publik sebenarnya, sebagian karena kasus-kasus semacam itu hampir tidak pernah masuk ke sistem peradilan. Mereka pun cenderung menyuap polisi untuk menghindari pengadilan.

“Kadang-kadang mereka bahkan tidak berhubungan seks di depan umum, hanya berciuman atau hal-hal seperti itu. Tetapi (polisi) melakukannya untuk mendapatkan uang, untuk mengambil keuntungan dari ini,” kata Andrea Quintana, seorang siswa di Guadalajara.

“Jadi saya pikir itu baik bahwa sekarang mereka harus memiliki bukti bahwa seseorang benar-benar melakukan sesuatu yang buruk, sebelum membawa mereka pergi,” tambahnya.

 

(dv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *