Mabuk, mahasiswa tabrak anggota polisi hingga tewas

mabuk-mahasiswa-tabrak-anggota-polisi-hingga-tewas

Beritalive.comBripka Andi Saputra (37) warga Jalan Damar Utara V Nomor 258, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah yang merupakan anggota Urusan Administrasi Unit Propam Polrestabes Semarang Sabtu (25/3) dini hari tadi tewas ditabrak pemuda yang mengendarai mobil dalam kondisi mabuk.

Pemuda yang menabrak dalam kondisi mabuk minuman keras (miras) jenis marthel itu adalah seorang mahasiswa bernama Liem Nicolas Dicky Lopaz (24), warga Jalan Jendral Sudirman 340 A, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) korban Andi mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernopol H 5557 EG melaju dari arah Timur ke Barat (ke arah Mapolda Jateng). Namun tiba-tiba dari arah berlawanan melaju mobil Honda HRV bernopol H 168 DL yang dikendarai pelaku Liem Nicholas melanggar lajur atau melawan arus.

Kasubag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Suwarna saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut dan mengatakan korban Andi langsung tewas di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialami korban di kepala.

“Mobil menabrak motor yang melaju. Korban meninggal akibat luka berat di bagian kepala,” tegas Suwarna.

Mendengar kejadian yang menimpa anggotanya, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mendengar dini hari tadi langsung meninjau lokasi dan datang ke RSUP dr Kariadi Semarang tempat jenazah anggotanya dibawa.

Anehnya, meski pelaku Liem Nicholas arah mobilnya melawan arus karena keluar dari jalur, sang penabrak saat diperiksa petugas Satlantas Polrestabes Semarang usai kejadian mengaku akan pulang ke rumahnya yang berada di posisi berlawanan.

Diduga, pelaku Liem Nicholas dalam pengaruh minuman keras sehingga tidak sadar saat mengemudikan mobilnya ingin pulang ke rumahnya yang berada di Kecamatan Semarang Barat malah menjauh menuju ke arah timur.

“Kondisi pengaruh minuman keras,” ucap Suwarna pendek.

Kepada polisi, saat diperiksa usai kejadian Liem Nicholas yang memakai baju kotak-kotak merah dan berkacamata ini mengaku jika dirinya dari Boweri Restaurant, Kawasan Jalan Ahmad Yani Kota Semarang bersama teman-temannya.

“Dari Boweri Restauran Ahmad Yani, minum alkohol. (Minum) Marthel, sama teman-teman. Tiga (orang). Satu botol. Saya minum, nggak tahu (habis berapa) pak. Pulang mau kerja,” akunya dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol ini.

Jenazah korban usai menjalani pemeriksaan dan visum et repertum di kamar jenazah RSUP Kariadi Kota Semarang saat ini sudah disemayamkan di rumah duka Jalan Cinde Raya Timur dan rencana akan dimakamkan di TPU Jangkang Cinde, Kota Semarang siang ini sekira pukul 13.00 WIB. (Hn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *