Malaysia – Australia Berduka Cita Atas Meninggalnya Ibunda President Jokowi

BERITA LIVE – Negara tetangga, Malaysia dan Australia turut berduka cita atas meninggalnya ibunda tercinta bapak President Joko Widodo, Sujiatmi notomiharjo pada Rabu25/03/2020 waktu setempat.

Sujiatmi meninggal dunia di usia 77 tahun di Surakarta pada pukul 16: 45 WIB. Ibunda Jokowi meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker yang telah di deritanya selama beberapa tahun ini.

” saya dan seluruh Rakyat Malaysia ingin mengucapkan takziah dan turut berdukacita di atas pemergian Almarhum ibunda tercinta dari bapak President Ir haji Jokowi Dodo. Tentu ini merupakan kehilangan yang sangat terbesar bagi seluruh Rakyat Indonesia dan yang paling mendalam tentu bapak President Joko Widodo,” tulis PM Malaysia, Muhyiddin Yassin melalui akun Twiter pribadinya.

Serupa dengan bela sungkawa mulyaddin, Australia juga turut mengucapkan belasungkawa terhadap kematian ibunda tercintda dari bapak Ir, Joko Widodo. Australia melalui duta besarnya di Jakarta, Garry Quinlan menyampaikan bela sungkawa atas kepergian ibunda tercinta bapak President Joko Widodo melalui akun Twitwernya.

” Duka cita mendalam dari saya, pemerintah dan warga Australia mengucapkan bela sungkawa atas kepergian ibunda tercinta bapak Presidet Joko Widodo. Terkait kabar yang sangat menyedihkan atas kepergian ibunda Sujiatmi notomiharjo,” tulis quinlan.

Jokowi langsung terbang ke Surakarta, Solo, pada Rabu petang tak lama setelah mendengar kabar duka tersebut di dampingi oleh anggota keluarga. Sekretaris negara Pratiko, dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.

Dalam jumpa pers kemarin, Jokowi mengatakan kepada awak media, bahwa ibunda sudah 4 tahun terakhir mengidap kanker tenggorokan.

Selama ini, ibunda telah melakukan perawatan di RS Gatot Subroto, jakrta. Proses pemakaman di jadwalkan akan di lakukan di pemakaman keluarga di gondang, karang anyar Jawa Tengah, hari ini sekitar pukul 13.00 WIB.

Jokowi meminta warga agar untuk berbondong – bondong melayat sang ibu di tengah situasi penyebaran pandemi virus corona. Ia juga meminta para menteri dan kabinet untuk tetap di Jakarta dan fokus melaksanakan tugas masing – masing.
(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *