Men Dagri heran,Wali Kota Surabaya Tak berani Berikab Thr

 

 

 

BERITA LIVE – Rencana pemerintah untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS), rupanya menimbulkan persoalan di daerah.

Satu di antaranya adalah Surabaya.

Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya mengaku belum mengetahui kabar THR untuk PNS yang sudah diresmikan Joko Widodo.

Belum ada edaran tuh, mosok sih (masak sih)? Nanti aku bicarakan dulu dengan DPRD,” kata Risma kaget, belum percaya dengan pertanyaan awak media.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Presiden Joko Widodo baru saja secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait tunjangan hari raya atau THR dan gaji ke 13 untuk PNS, TNI/Polri serta pensiunan.

Mendagri dalam hal ini sudah menyebarkan surat edaran pemberian penghasilan tambahan melalui sumber APBD melalui Surat Mendagri kepada Gubernur dengan nomor 903/3386/SJ dan juga kepada Bupati/Walikota dengan nomor surat 903/3387/SJ.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan daerah yang belum menyediakan anggaran THR dan Gaji 13 dalam APBD Tahun 2018, agar segera menyediakan anggaran.

Ada tiga cara yaitu penggeseran anggaran yang dananya bersumber dari Belanja Tidak Terduga, penjadwalan ulang kegiatan atau menggunakan kas yang tersedia.

“Walah kok ya belum alokasikan, masak sih pakai APBD? aku belum terima. Kalau pakai APBD ya abot (berat). Aku ngga bisa memutuskan sendiri,” kata Risma sepertinya belum tahu.

Dia mengatakan jika menggunakan APBD, Pemkot akan kuwalahan. Mengingat Surabaya baru mendapatkan musibah teror bom dan beberapa waktu lalu kebakaran yang menewaskan delapan korban jiwa.

AS

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *