Motor Boleh Lewat Thamrin, Adil Atau Malah Semrawut?

BERITALIVE – Pemandangan itu kontras dengan akan situasi ruas jalan yang sama beberapa hari sebelumnya. Jalan Thamrin juga merupakan jalur yang sudah dilintasi sepeda motor.

Pemprov sudah melarangnya bahw melalui Pergub DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor. Aturan itu juga akan diperbaharui lewat Pergub Nomor 141 Tahun 2015.

Namun, semuanya itu berubah sejak keputusan Mahkamah Agung yang akan membatalkan regulasi pada pembatasan sepeda motor itu yang akan dipublikasikan ke publik pada Senin 8 Januari 2018 melalui situs MA. Bahwa Pengendara sepeda motor sedikit demi sedikit mulai berani melewati Jalan Thamrin.

kePutusan untuk pembatalan jalan juga diketok dalam rapat permusyawaratan Mahkamah Agung pada Selasa, 21 November 2017. Ketua Majelis Hakim yang akan memutuskan adalah Irfan Fachruddin dengan anggota Majelis Yosran dan Is Sudaryono.

(Pergub) tidak mencerminkan bahwa asas keadilan dan asas persamaan dalam hukumdan pemerintahan serta tidak berdasar pada asas kejelasan tujuan,” tulis putusan MA itu.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagara menyayangkan pembatalan Pergub pembatasan sepeda motor. Berdasarkan pengamatan dan evaluasinya, aturan itu berdampak signifikan.

Dalam Tingkat kepadatan lalu lintas yang sudah berkurang. Bahkan, kecelakaan pun menurun drastis. Regulasi itu, kata Halim, juga sejalan dengan tujuan pengurangan polusi udara.

Yang jelas sangat menurun, signifikan. Pertama kan tidak ada lagi kendaraan roda dua yang melintas dengan otomatis tidak ada insiden. Akan menJadi pelarangan kemarin itu sangat efektif,” kata Kombes Halim saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (8/1/2018).

Ketua Dewan Pakar Masyarakat Transportasi Indonesia, Danang Parikesit juga menyayangkan bahwa patahnya Pergub pembatasan sepeda motor di tangan MA. Ia menilai, ke depan Pemprov DKI perlu melakukan kajian komprehensif sebelum membuat aturan.

Sebab, lanjut Guru Besar Universitas Gadjah Mada itu, banyak kebijakan Pemprov DKI yang tumbang karena gugatan masyarakat.

Pada Persoalan pembatasan sepeda motor itu menurutnya juga harus dilihat menyeluruh. Kebijakan itu tidak bisa dilihat dari kaca mata hitam-putih.

Danang mengibaratkan lalu lintas jalan raya sebagai sebuah jaringan. Suatu perubahan di satu tempat akan berimbas pada lokasi lain.

Pembatasan di Thamrin tidak bisa dilihat semata pada lajur itu saja. Jalan lain, menurutnya, juga akan terdampak.

 JM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *