Nuklir Diprediksi Jadi Penyelamat Dunia Dari Krisis Listrik

Nuklir Diprediksi Jadi Penyelamat Dunia Dari Krisis Listrik

Moskow -Atom Expo ke VII yang digelar di Moskow, Rusia‎, mengungkap kebutuhan energi listrik di dunia yang semakin meningkat. Jumlah manusia pada 10 tahun mendatang diprediksi menjadi 9 miliar.

Saat ini baru 11% energi listrik dunia yang dipenuhi dari nuklir. Pemenuhan terbesar masih dari minyak, batu bara, dan gas bumi.

“‎Nuklir akan penting ke depan. Nuklir energi yang bersih, aman, dan paling sesuai. Nuklir lebih memberikan keuntungan,” kata General Director The World Nuclear Association, Agneta Rising dalam diskusi di Atom Expo, Moskow, Rusia (1/6/2015).

Menurut Agneta, minyak dan batu bara akan habis dan juga saat ini memberikan polusi. Berbeda dengan nuklir, dengan keamanan yang tinggi limbah bisa ditangani.

“Vietnam, Bangladesh, Yordania, dan sejumlah negara lainnya memakai nuklir untuk memenuhi energi listrik,” jelas CEO Areva, Philippe Knoche.

Alasan bersih dari pencemaran dan murah menjadi pilihan utama. “Membangun nuklir untuk menjadi pembangkit listrik juga mudah,” tambah Knoche.

Persoalan keamanan apalagi tragedi Fukushima, Jepang mengemuka. Namun menurut‎ Chair of New Nuclear Watch Eropa Tim Yeo, di Inggris saja masyarakat tidak terpengaruh.

Asalkan diberikan diberi penjelasan bahwa apa yang terjadi di Fukushima tak akan terjadi di Inggris.

“Kami jelaskan, bahwa desain untuk reaktor yang dibangun di Inggris sangat bagus dan aman. Dan masyarakat bisa mengerti,” terang Yeo.

Sementara menurut Chairman of The World Association of Nuclear Operator, Jacques Regaldo setelah kejadian Fukushima seluruh negara yang mengelola energi nuklir melakukan evaluasi keamanan internal.

Jadi kuncinya pada keamanan. Saat ini setiap empat tahun sekali evaluasi dilakukan untuk melihat keamanan.

“Keamanan dan evaluasi internal harus terus dilakukan,” urai dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *