Organisasi Perempuan Lintas Iman dukung kurikulum pendidikan seksual

organisasi-perempuan-lintas-iman-desak-kurikulum-pendidikan-seksual

BERITALIVE.COM -Maraknya kasus kekerasan seksual membuat Organisasi Perempuan Lintas Iman mendesak pemerintah dan lembaga-lembaga keagamaan, untuk mengembangkan kurikulum pendidikan anak dan remaja mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi.

Dikutip dari Antara, organisasi Perempuan Lintas Iman menginginkan kurikulum pendidikan seksual tersebut diintegrasikan dengan kesehatan reproduksi, nilai-nilai perdamaian, antikekerasan, dan penghargaan perbedaan.

Selain itu, Organisasi yang digagas oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) itu juga meminta lembaga keagamaan, memfasilitasi proses trauma healing dan perlindungan bagi korban serta keluarganya.

Mereka juga mendesak hukuman seberat-beratnya dijatuhkan pada pelaku, dan menuntut agar DPR segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai regulasi dan mekanisme perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Lebih lanjut, Organisasi Perempuan Lintas Iman ini juga mendesak agar para pejabat pemerintah maupun masyarakat, untuk tidak sembarangan berkomentar yang sifatnya menyalahkan korban atau keluarga korban. Sebab, hal tersebut dianggap sebagai tindakan kekerasan lanjutan, sehingga bisa menyebabkan trauma yang berkepanjangan.

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah menetapkan kekerasan seksual terhadap anak sebagai kategori kejahatan luar biasa. Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan pemberatan hukuman bagi tersangka kekerasan seksual berupa hukuman mati, hukuman kebiri, penandaan predator seksual dengan gelang elektronik (chip), dan juga memajang foto pelaku di tempat publik sebagai sanksi sosial dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *