Pahami Aturan Membawa Sepeda Masuk Kereta Api

BERITA LIVE-

PT Kereta Api Indonesia menerapkan aturan baru terkait jenis sepeda yang boleh dibawa masuk ke dalam kereta api mulai Selasa (30/7/2019). Jenis sepeda yang diperbolehkan naik adalah sepeda lipat dengan ketentuan berat maksimal 20 kilogram dan ukuran roda maksimal 22 inci. Peraturan ini berlaku untuk kereta antar provinsi di Pulau Jawa, KRL Commuterline, KA Bandara, dan LRT Sumatera Selatan.

Khusus moda commuterline, sepeda yang dilipat harus masuk dalam dimensi maksimal 100 x 40 x 30 sentimeter. “Perlu dicatat bahwa sepeda hanya boleh disimpan di dalam kereta penumpang. Tidak diperkenankan menyimpan sepeda di kereta makan atau sambungan antar kereta,” kata Vice President Public Relation PT KAI, Edy Kuswoyo.

Adapun terkait teknis penyimpanan kereta, PT KAI mengharuskan sepeda lipat harus dalam keadaan terlipat dan dimasukkan ke dalam bagasi atau ruang kosong sekitar kursi masing-masing penumpang. Edy menyebutkan penerapan aturan baru membawa sepeda untuk menjaga keamanan perjalanan dan keamanan sepeda milik penumpang.

Apabila ingin membawa sepeda jenis lainnya menggunakan kereta api di luar dimensi yang ditentukan, PT KAI menghimbau penumpang menggunakan layanan angkutan barang menggunakan kereta api, salah satunya anak usaha KAI yaitu PT KA Logistik atau Kalog. Kalog menyediakan layanan pengiriman sepeda dengan berbagai tujuan di sepanjang Pulau Jawa dan Bali.

Selain melayani pengiriman dari stasiun ke stasiunn, Kalog juga menawarka layanan antar pintu untuk memudahkan konsumen. Tarif pengiriman sepeda bervariasi tergantung dari jarak pengiriman yang ditentukan berdasarkan kota asal dan kota tujuan. Untuk informasi lebih lanjut terkait pengiriman sepeda dapat menghubungi Kalog Express di hotline 021 – 31922299.

(SL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *