Pemberontak Huthi Yaman Tembakkan Rudal Ke Pangkalan Militer Saudi

BERITALIVE – Pasukan pemberontak Huthi di Yaman yang bersekutu dengan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh menyerang pangkalan militer Arab Saudi di Asir. Mereka mengklaim telah menembakkan rudal balistik buatan dalam negeri untuk menyerang wilayah perbatasan bagian barat daya tersebut.

“Kami berhasil menyerang pangkalan militer Al-Jarbah dengan rudal jarak dekat Badr-1 buatan dalam negeri,” demikian pernyataan pasukan bersenjata tersebut melalui jaringan televisi Yaman Al-Masirah dikutip dari laman Al Masdar News, Selasa (3/4).

Penembakan rudal tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan militer Saudi terhadap negara yang tengah dilanda krisis tersebut. Rudal tersebut diklaim telah ditembakan ke sasaran yang tepat hingga menyebabkan kerusakan pada pangkalan, serta jatuhnya korban tewas dan terluka.

Sebagaimana diketahui, perang Timur Tengah ini telah memicu kecaman dari Badan Pengawas Hak Asasi Manusia Internasional. Pasalnya, pasukan Huthi telah melanggar hukum perang dengan meluncurkan rudal balistik tanpa pandang bulu di daerah berpenduduk di Saudi pada 25 Maret lalu. Selain itu, pasukan koalisi dipimpin Saudi juga dikecam karena melakukan serangan terhadap warga sipil di Yaman.

“Serangan koalisi dan juga serangan membabi buta Huthi tidak bisa dibenarkan. Saudi juga tidak bisa menjadikan alasan serangan rudal Huthi untuk menyerang penduduk sipil di Yaman,” kata Direktur Badan Pengawas Hak Asasi Manusia untuk Timur Tengah, Sarah Leah Whitson. [DP]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *