Penembakan Brutal di Pangkalan AL Florida, 4 Orang Tewas Termasuk Pelaku

BERITA LIVE – Baku tembak terjadi di sebuah gedung kelas di Stasiun Udara Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) di Pensacola, Florida. Peristiwa ini menewaskan empat orang dan sejumlah orang terluka.

Seperti dilansir AP, Sabtu (7/12/2019), peristiwa ini berawal dari seseorang yang melepaskan tembakan pada Jumat (6/12) pagi. Peristiwa ini jadi penembakan kedua yang terjadi di pangkalan AL AS seminggu ini yang kemudian mendorong respons penegakan hukum besar-besaran dan penguncian di pangkalan tersebut.

Ada sebanyak 11 orang yang mengalami luka tembak dalam peristiwa ini, termasuk dua deputi sheriff yang merupakan orang pertama yang merespons terjadinya penembakan. Sheriff County Escambia David Morgan mengatakan salah satu deputi sheriff membunuh penembak.

Kedua deputi tersebut mengalami luka tembak di lengan, dan lainnya di lutut. Namun, diperkirakan keduanya akan pulih.

Komandan Pangkalan, Kapten Timothy Kinsella Jr. tidak mengatakan apakah penembak itu anggota militer. Dia juga tidak ingin berspekulasi tentang apakah penembakan itu terkait terorisme.

Pangkalan tetap ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut dan mereka yang masih di pangkalan akan tetap di sana sampai aman untuk dievakuasi, kata Kinsella.

Stasiun Udara AL Pensacola mempekerjakan lebih dari 16.000 anggota militer dan 7.400 personel sipil, menurut situs webnya. Salah satu pangkalan yang paling bersejarah dan bertingkat milik AL itu membentang di sepanjang pantai barat daya pusat kota Pensacola dan mendominasi ekonomi daerah sekitarnya.

Bagian dari markas Pensacola menyerupai kampus perguruan tinggi, dengan bangunan tempat 60.000 anggota AL, Marinir, Angkatan Udara, dan Penjaga Pantai menerima pelatihan setiap tahun di berbagai bidang penerbangan.

Pangkalan ini juga jadi markas tim demonstrasi penerbangan Blue Angels, dan termasuk National Naval Aviation Museum, objek wisata regional yang populer.

Penembakan itu adalah yang kedua di pangkalan angkatan laut AS minggu ini. Seorang pelaut yang kapal selamnya berlabuh di Pearl Harbor, Hawaii, menembaki tiga pegawai sipil hari Rabu (4/12). Peristiwa tersebut menewaskan dua orang sebelum pelaku bunuh diri. (GR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *