Pochettino Menyesal Karena Pernah Bilang Mustahil Latih Barcelona

Berita Live– Bandung– Mauricio Pochettino menyimpan penyesalan. Manajer top Argentina itu mengatakan, dia seharusnya tak pernah mengatakan bahwa dia mustahil melatih Barcelona.
Pochettino saat ini belum lagi melatih sejak diberhentikan sebagai manajer Tottenham Hotspur pada November 2019. Sesungguhnya Pochettino sempat santer dihubungkan dengan kursi pelatih Barcelona usai pemecatan Ernesto Valverde pada awal tahun ini.

Namun, Pochettino dicoret karena fans Barcelona tidak senang dengan komentar dia yang muncul pada 2018. Saat itu Pochettino mengatakan bahwa dia memilih bekerja di ladang daripada memanajeri Barcelona.

Pasalnya Mauricio Pochettino begitu identik dengan Espanyol, rival sekota Barcelona. Manajer berusia 48 tahun itu pernah memperkuat Espanyol selama sembilan musim saat masih aktif bermain, dan di sana jugalah Pochettino memulai kariernya sebagai manajer.

Pada akhirnya Barcelona memilih Quique Setien untuk menggantikan Valverde sebelum dipecat hanya setelah delapan bulan menjabat. Kursi pelatih Barcelona sendiri kini ditempati pelatih asal Belanda Ronald Koeman.

“Saya rasa pernyataan itu membuat pendukung [Barca] enggan menerima saya, tapi saya toh tidak pernah menerima tawaran untuk melatih Barca,” tutur Pochettino dikutip Evening Standard.

“Saya salah dalam cara saya menyampaikan bahwa saya tidak mungkin melatih Barcelona di masa depan. Saya sedikit membesar-besarkan dengan tidak meninggalkan sedikitpun keraguan,” terang dia.

Meski dipecat, Pochettino tetap dipandang sukses selama hampir lima tahun membesut Tottenham. Di bawah arahannya, Spurs menjelma menjadi kekuatan baru di papan atas Liga Inggris dan menjadi tim langganan finis empat besar.

Namun toh Pochettino tetap dipecat setelah Harry Kane cs melaju dengan buruk. Pochettino tidak sakit hati. “Hubungan kami rusak karena tanggung jawab kedua belah pihak. Saya rasa tidak ada yang jahat. Pelatih-pelatih memang bertahan dengan memenangi banyak pertandingan,” imbuh Mauricio Pochettino.
(th)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *