Polda Sumut mengunjungi korban kecelakaan bus pariwisatawa,yang terjadi di perbatasan Deliserdang-Tanah Karo tepatnya di tikungan Amoy.

 

 

 

 

BERITA LIVE – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpaw bersama ibu Bhayangkari dan pejabat utama Polda Sumut mengunjungi korban kecelakaan bus pariwisatawa yang terjadi perbatasan Deliserdang-Tanah Karo tepatnya di tikungan Amoy.

Jenderal bintang dua tersebut juga sempat berinteraksi, berbincang-bincang dengan korban serta dokter untuk mengetahui kondisi para korban.

Melihat kondisi anak anak yang masih bersekolah di Taman Kanak-kanak (TK) Gloria Padang Bulan, mendapatkan luka-luka di bagian kepala dan tubuh, Paulus sangat berduka dan terpukul.

Paulus juga meminta agar pihak rumah sakit memberikan pelayanan dan penanganan yang terbaik, buat para korban dan pasien yang ada di rumah sakit tersebut.

“Saya mau penanganan yang terbaik, agar mereka bisa berkumpul kembali bersama keluarga dan melanjutkan sekolahnya,” pinta Paulus.

Lebih lanjut, Paulus juga menekankan agar pihak Dirlantas Polda Sumut serius dalam menangani kasus ini. Kalau perlu periksa managemen sekolah atau penyedia bus. Sebab mengapa bus yang tidak layak digunakan untuk dijalankan.

sebuah bus pariwisata mengangkut 45 penumpang siswa sekolah taman kanak kanak terperosok masuk jurang sedalam 15 meter di tikungan Amoy, perbatasan Deliserdang-Tanah Karo.

Diduga, bus tersebut mengalami rem blong dan ban yang sudah tidak layak untuk dilalui. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Polisi pun belum menetapkan tersangka dalam kasus ini, disebabkan supir dan kernek bus melarikan diri.

AS

 

 

 

 

 

 

korban yang mengalami luka berat, saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Adam Malik Medan di Jalan Bunga Lau No 17, Kelurahan Kemenangan Tani,. Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Sumatera Utara.

Saya minta pak Dirlantas untuk segera mencari dan menangkap supir serta kernek yang melarikan diri, kasihan anak-anak ini,” kata Paulus, Selasa (12/6/2018).

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *