Polri dan TNI Memperpanjang MoU penanganan unjuk rasa dan kerusuhan

 

BERITA LIVE – Polri dan TNI memperpanjang nota kesepahaman (MoU) soal perbantuan saat menangani unjuk rasa. Perpanjangan MoU Polri dan TNI nomor B/2/2018 dan Nomor kerma/2/I/2018 yang ditandatangani oleh Kapolri Tito Karnavian dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Kadiv Humas Masbes Polri,Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan perpanjangan itu dilakukan saat keduanya melakukan Rapim TNI-Polri beberapa waktu lalu di Mabes Cilangkap, Jakarta Timur, terkait dakam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Di Rapim TNI-Polri kan kemarin kita sudah menandatangani MoU. Saya kira kita sudah dijelaskan bagaimana porsi-porsinya. Porsi polisi dimana, TNI di mana,” kata Setyo di kompleks Mabers Polri,Jakarta Seatan,Jumat(2/2)

Dalam nota kesapahaman tersebut, nantinya Polri tetap berada di baris paling depan untuk menjaga atau menghadapi para pengunjuk rasa dan TNI untuk menjaga objek vital.

“Seperti kalau ada unjuk rasa kemudian,Polri ada di depan,TNI menaga objek vital. Kemudian saat terjadi eskalasi tetap kita akan berbagi tugas. Intinya TNI punya tugas mengamankan objek vital yang ada disekitar lokasi unjuk rasa,”ujarnya.

“Kita antisipasi saja supaya ke depan sudah jelas.jadi ini siapa berbuat apa, siapa berkerjasama dengan siapa, dan siapa bertanggung jawab dengan siapa itu harus jelas,’ jelas dia.[KS]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *