Puncak haji, taksi di Makkah tarifnya selangit


BERITALIVE –¬†
Momen puncak haji sekarang ini banyak dimanfaatkan sopir taksi di Kota Makkah. Mereka memasang tarif selangit. Banyak taksi di Makkah tidak menggunakan argo.

Benz, salah satu petugas haji Indonesia menceritakan pengalamannya naik taksi di Makkah, Jumat (1/9) lalu. Ia saat itu baru selesai melakukan umrah. Saat hendak pulang ke hotel Firdaus tempatnya menginap jaraknya hanya sekitar 3 km dari Masjidil Haram, sopir taksi menawarkan tarif taksi 4 kali lipat dari tarif normal.

“Biasanya dari Masjidil Haram ke hotel saya tempat menginap, cuma SAR 50 (Rp 177 ribu). Tapi karena lagi puncak haji, tarifnya berlipat-lipat, mintanya SAR 300-400 (Rp 1-1,4 juta),” ujar Benz.

Taksi-taksi di Makkah kebanyakan memang tidak menggunakan argo seperti di Indonesia. Bahkan banyak juga mobil pribadi dijadikan angkutan mirip taksi. Mobil yang dipakai untuk angkutan taksi juga tergolong bagus. Ada mobil Fortuner, Camry, sedan keluaran pabrikan Hyundai, KIA dan Ford.

Tarifnya juga saling tawar menawar dengan calon penumpang. Asal cocok harga langsung naik.

Pada puncak musim haji seperti saat ini, jalan-jalan di Kota Makkah banyak yang ditutup. Terutama jalan menuju Mina dan Arafah. Mobil dan bus yang bisa lewat hanya yang memiliki stiker khusus. Tidak banyak bus untuk angkutan umum. Nyarinya juga sulit, beda dengan di Indonesia ada angkot di mana-mana ke segala jurusan.

Akibatnya, Kota Makkah macet. Di jalanan menjadi lautan manusia. Banyak jemaah haji memilih jalan kaki dibanding naik taksi. Karena selain tarifnya mahal, juga jalanan macet.

“Lebih cepat jalan kaki daripada naik taksi,” ujar Benz. (hn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *