Ragam Aksesori “Biker” Penggila “Touring”

BERITALIVE – Selain mobil dan sepeda motor baru, beberapa pemain aftermarket juga memiliki produk baru yang dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Salah satunya produk terbaru yang dipasarkan Dunia Motor selaku distributor aksesori dan perlengkapan berkendara motor besar (Moge).

Dunia Motor resmi mengenalkan tiga produk baru di ajang IIMS 2017. Mulai dari knalpot Remus khusus Vespa dan NMax, alat komunikasi ketika touring bermerek Sena Intercom Bluetooth 20S, dan helm full face HJC dan Airoh.

Dari ketiga produk tersebut, paling menarik adalah Sena Intercom Bluetooth 20S. Alat ini berfungsi sebagai fitur komunikasi biker saat berkendara, cara pengaplikasiannya cukup mudah.

Dengan kelengkapan dua speaker serta microphone, alat ini tinggal dipasang pada helm full face atau half face, setelah itu pengendara bisa berkomunikasi langsung dengan biker lain setelah melakukan pairingyang tentunya juga menggunakan alat serupa. Menariknya, produk yang dipasarkan sebesar Rp 4 juta ini bisa dikoneksikan dengan ponsel melalui jaringan Bluetooth. Hal ini memungkinkan penggunanya untuk menerima telepon, mendengarkan lagu, atau arahan navigasi.

Meski terlihat canggih namun alat tersebut tetap memiliki keterbatasan, contohnya seperti jarak pengguna untuk berkomunikasi yang hanya dua kilometer serta mengenai daya tahan alat terhadap lingkungan dan cuaca saat digunakan. Menggunakan alat ini juga menuntut pemotor tidak bebas meninggalkan helm di motor, paling tidak helm harus selalu dibawa bila tidak ingin raib di parkiran.

Remus yang lebih tenar digunakan untuk kendaraan roda empat, kini ditawarkan untuk skutik NMAX dan Vespa. Knalpot buatan Austria ini datang dalam beberapa model dan harga yang berbeda, untuk RSC 3V dipasarkan mulai Rp Rp 6,5 juta–Rp 7.5 juta, Hexagonal Carbon 3V sebesar Rp 7.5 juta–Rp 8.5 juta, RSC Carbon Full Sytem NMAX Rp 5.9 juta, RSC Dual GTS seharga Rp 11 juta.

Meski memiliki kualitas yang cukup baik dan sudah terlapis karbon, bukan jaminan knalpot ini akan langsung cocok saat dipasang. Pengendara wajib menyetel ulang suplai bahan bakar melalui electronic control unit (ECU) karena bila main pasang tentu ada beberapa efek negatif, seperti tarikan berat sampai konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

JM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *